Tragedi Bacokan di Purwakarta: 13 Warga Jadi Korban, Diduga Pelaku Alami Gangguan Jiwa
Sebuah insiden tragis terjadi di Desa Ciramahilir, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Pada Minggu sore, seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa mengamuk dan melukai setidaknya 13 warga menggunakan senjata tajam jenis golok.
Dari total korban, lima orang dilaporkan mengalami luka berat dan memerlukan penanganan medis intensif di rumah sakit. Korban-korban ini merupakan warga setempat yang terdiri dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga lanjut usia (lansia).
Kronologi Penyerangan di Maniis Purwakarta
Keluarga korban, Nurul (30), yang ditemui di RSUD Bayu Asih Purwakarta, menuturkan detik-detik mengerikan kejadian tersebut. Ia menyebut bahwa pelaku, yang diketahui bernama Deni Supriyani (29), mengejar dan menyerang siapa saja yang dilihatnya di jalan.
"Ayah saya yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumah tiba-tiba dipukul dan dibacok saat berpapasan dengan pelaku. Warga yang berusaha menolong pun ikut dikejar dan akhirnya menjadi korban," ujar Nurul menggambarkan situasi panik saat itu.
Serangan tidak hanya terjadi pada pejalan kaki. Para pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas dan berpapasan dengan pelaku juga menjadi sasaran amukannya.
Riwayat Pelaku dan Kondisi Korban
Menurut kesaksian warga sekitar, pelaku memang telah lama diketahui mengalami masalah kejiwaan dan kerap menunjukkan perilaku mengamuk. Namun, aksi kekerasan dengan skala sebesar ini disebut-sebut sebagai kejadian yang pertama kali terjadi.
"Kalau pun sebelumnya pernah mengamuk, tingkatannya tidak pernah separah ini," tambah seorang warga lainnya.
Para korban sempat mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas Maniis sebelum kemudian dirujuk ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk perawatan lebih lanjut, terutama bagi mereka yang mengalami luka serius.
Peristiwa di Purwakarta ini menjadi peringatan penting mengenai penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di masyarakat. Investigasi lebih lanjut masih terus dilakukan oleh pihak berwajib.
Artikel Terkait
Keluarga Korban Minta Pendampingan KPAI Usut Kematian Nizam
5 Spot Takjil Favorit Warga Bandung Saat Ramadan
Real Belanja Pemerintah Januari 2026 Tembus Rp227,4 Triliun, Tumbuh 25,7%
AS Yakinkan Mitra Dagang Soal Keberlanjutan Kesepakatan Meski Tarif Baru Berlaku