Eks asisten pelatih Guinea itu tidak ragu menyatakan optimisme terhadap perkembangan sepak bola Indonesia. Dia menyatakan kekagumannya setelah melihat permainan yang ditampilkan oleh tim asuhan Mauro Zijlstra.
“Kami sangat senang bisa menghadapi tim sebaik Indonesia. Mereka bermain dengan bagus dan saya yakin mereka memiliki masa depan yang sangat cerah,” ungkap pelatih berusia 45 tahun tersebut.
Kunci Kemenangan Mali di Stadion Pakansari
Pada pertandingan tersebut, Mali berhasil mengamankan kemenangan 3-0 melalui gol-gol yang dicetak oleh Sekou Doucoure pada menit kelima, Wilson Samake pada menit ke-34, dan Moulaye Haidara di masa injury time.
Diawara mengungkapkan kepuasan atas performa anak asuhnya. Menurutnya, gol cepat yang dicetak di awal babak pertama menjadi faktor penentu dalam membangun kepercayaan diri timnya.
“Kami sangat puas dengan permainan ini. Kami beruntung bisa mencetak gol sangat cepat. Itu memberi kami keyakinan untuk menguasai jalannya pertandingan. Para pemain juga menjalankan instruksi taktis dengan sangat baik,” tutup Diawara.
Kedua tim dijadwalkan akan kembali bertemu dalam laga uji coba lanjutan di Stadion Pakansari. Pertandingan tersebut menjadi bagian dari persiapan kedua tim menghadapi turnamen internasional mendatang.
Artikel Terkait
Transaksi Mata Uang Lokal Indonesia Tembus USD8,45 Miliar di Awal 2026
KAI Siap Dukung Transisi ke B50, Semua Lokomotif Sudah Terbiasa B40
TNI AL Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan AS, Kirim Kadet ke US Coast Guard
ATR/BPN Terapkan WFH untuk ASN, Jamin Layanan Pertanahan Tetap Optimal