"India sekarang menarik diri dan negara-negara lain juga, karena jika Rusia terus menjual minyak, mereka memiliki uang untuk melanjutkan perang. Tapi saya percaya kita akan menyelesaikan ini," paparnya.
Ketika ditanya apakah ia merasa frustasi karena belum bisa membantu mengakhiri perang di Ukraina, Trump menjawab dengan tegas. Ia mengklaim telah berhasil menyelesaikan delapan perang selama masa jabatannya.
"Saya telah menyelesaikan delapan perang dan saya punya satu lagi yang harus diselesaikan. Dalam satu kasus, saya menyelesaikan perang yang berlangsung selama 32 tahun hanya dalam dua hari," klaim Trump.
Trump juga menyebutkan keberhasilannya dalam mencegah eskalasi konflik antara India dan Pakistan, dua negara dengan kemampuan nuklir. Ia menjelaskan strategi yang digunakan termasuk ancaman tarif dan tekanan ekonomi.
Namun demikian, Trump mengakui bahwa upaya mengakhiri perang Rusia-Ukraina masih belum membuahkan hasil. Ia menyebut konflik ini sebagai pertumpahan darah yang mengerikan yang seharusnya tidak pernah terjadi.
Artikel Terkait
Bernardo Tavares Kagumi Atmosfer Harmonis Suporter Meski Persebaya Dibantai Persija
Pemerintah Siapkan Layanan Haji Inklusif untuk Lansia dan Disabilitas pada 2026
PSSI Godok Format Baru Piala Presiden 2026, Libatkan Seluruh Pemerintah Daerah
Geopolitik Global Paksa New Found Glory dan The Story So Far Batal Tampil di Hammersonic 2026