Serangan Rusia di Kiev Tewaskan 6 Orang & Rusak Gedung Kedutaan Azerbaijan

- Sabtu, 15 November 2025 | 03:15 WIB
Serangan Rusia di Kiev Tewaskan 6 Orang & Rusak Gedung Kedutaan Azerbaijan
Serangan Rusia di Kiev: Korban Tewas Bertambah dan Gedung Kedutaan Azerbaijan Rusak

Serangan Udara Rusia di Kiev Tewaskan Enam Orang dan Rusak Gedung Kedutaan

Ibu Kota Ukraina, Kiev, kembali menjadi sasaran serangan militer Rusia. Serangan yang dilancarkan pada Kamis malam menewaskan sedikitnya enam warga sipil dan melukai puluhan lainnya.

Berdasarkan laporan terbaru dari otoritas setempat, jumlah korban jiwa terus bertambah. Tim penyelamat berhasil menemukan jenazah korban terakhir di antara reruntuhan bangunan yang hancur.

Korban Tewas dan Luka-Luka Terus Bertambah

Wali Kota Kiev, Vitali Klitschko, bersama dengan kepala otoritas militer Kiev, Tymur Tkachenko, mengonfirmasi angka korban. Serangan yang menggunakan drone kamikaze dan rudal ini telah menewaskan enam orang.

Tkachenko menyatakan bahwa tim penyelamat masih terus bekerja. Selain korban tewas, jumlah warga yang mengalami luka-luka juga meningkat menjadi 35 orang.

Klitschko menambahkan bahwa beberapa korban tewas ditemukan di sebuah rumah yang rusak parah di kawasan Distrik Desnianskyi. Keenam korban jiwa tersebut dilaporkan berasal dari distrik tersebut.

Kompleks Kedutaan Azerbaijan Turut Menjadi Sasaran

Serangan udara ini juga menyebabkan kerusakan parah pada kompleks Kedutaan Besar Azerbaijan di Kiev. Laporan menyebutkan gedung kedutaan dihantam oleh rudal jenis Iskander.

Akibat serangan tersebut, terjadi kehancuran pada pagar pembatas, struktur gedung, kendaraan dinas, serta bagian administrasi dan konsuler. Meskipun kerusakannya signifikan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dari insiden ini.

Kementerian Luar Negeri Azerbaijan telah memanggil Duta Besar Rusia untuk menyampaikan protes resmi. Pemerintah Azerbaijan menegaskan bahwa serangan terhadap misi diplomatik adalah tindakan yang tidak dapat diterima.

Ini bukan kali pertama kedutaan Azerbaijan menjadi sasaran sejak konflik dimulai. Pemerintah Azerbaijan meminta Rusia untuk segera melakukan penyelidikan mendalam dan memberikan penjelasan rinci mengenai insiden ini.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar