Saut Situmorang juga menyayangkan minimnya dukungan publik terhadap upaya membongkar kasus dugaan ijazah palsu ini. Ia menyebut sejumlah nama seperti Roy Suryo, Rismon Sianipar, Michael Sinaga, Dokter Tifa, dan Bonatua Silalahi yang dinilainya kurang mendapat dukungan, padahal potensi dukungan rakyat sangat besar.
Menanggapi bantahan bahwa ijazah Jokowi palsu, Saut menganggap hal tersebut wajar. Ia mengibaratkannya dengan kasus korupsi yang ditangani KPK, di mana pelaku biasanya tidak mengaku, tetapi kebenaran dapat dibuktikan. "Kita nggak perlu pengakuan. Biasa di KPK koruptor nggak pernah ngaku, tapi kita bisa buktikan kalau itu palsu," pungkasnya.
Sumber artikel asli: RMOL
Artikel Terkait
Gibran Santai Disindir Pandji, Malah Apresiasi Mens Rea yang Tembus Puncak Netflix
Desakan Mundur Meutya Hafid Menguat, Strategi Blokir Judi Online Dinilai Gagal Total
Tifatul Sembiring: Jangan Baperan, Kasus Pandji Tak Perlu Dibawa ke Hukum
Dokter Tifa Soroti SP3 Eggi-Damai: Abuse of Power yang Tendang Penegakan Hukum ke Bantar Gebang