Saut Situmorang juga menyayangkan minimnya dukungan publik terhadap upaya membongkar kasus dugaan ijazah palsu ini. Ia menyebut sejumlah nama seperti Roy Suryo, Rismon Sianipar, Michael Sinaga, Dokter Tifa, dan Bonatua Silalahi yang dinilainya kurang mendapat dukungan, padahal potensi dukungan rakyat sangat besar.
Menanggapi bantahan bahwa ijazah Jokowi palsu, Saut menganggap hal tersebut wajar. Ia mengibaratkannya dengan kasus korupsi yang ditangani KPK, di mana pelaku biasanya tidak mengaku, tetapi kebenaran dapat dibuktikan. "Kita nggak perlu pengakuan. Biasa di KPK koruptor nggak pernah ngaku, tapi kita bisa buktikan kalau itu palsu," pungkasnya.
Sumber artikel asli: RMOL
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir