"Banyak kok tulisan di truk, saya lihat ada di bus juga ada, biasa saja, tapi jangan dibelokkan, jangan dipelintir, enggak baik," tegas Jokowi.
Terkait isu aktivitas penambangan nikel di Raja Ampat yang dikaitkan pencemaran lingkungan, Jokowi menegaskan, proses perizinannya adalah kewenangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
"(Izin perpanjangan) Ada di kementerian, itu masalah teknis dan sudah diberikan izin sejak lama," kata Jokowi.
Ia akan meninjau lebih lanjut jika benar terdapat kerusakan lingkungan akibat aktivitas penambangan tersebut.
"Saya belum lihat, belum tahu lapangannya, tapi kalau mengganggu lingkungan, kalau perlu di-stop, ya stop dan kalau perlu dicabut, ya dicabut," tegas Jokowi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Nama Kapal Mirip Inisialnya, Jokowi: Alhamdulillah, Punya Kapal
Sumber: Wartakota
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir