"Prestasi ini merupakan pencapaian besar dari kepemimpinan Airlangga Hartarto," kata Sugiyanto.
Oleh karena itu, pengunduran diri Airlangga sebelum tuntasnya pembahasan kabinet Prabowo dianggap aneh dan mengejutkan.
"Pengunduran diri Airlangga tak masuk akal dan terdengar ganjil di telinga masyarakat," kata Sugiyanto.
Pengunduran diri Airlangga ini, kata Sugiyanto, memunculkan pertanyaan besar. Apakah ini merupakan tanda adanya dinamika internal yang tidak terkelola dengan baik, ataukah ada alasan lain yang lebih besar dan belum terungkap.
"Sampai saat ini publik masih menunggu penjelasan yang lebih mendalam dan transparan," demikian Sugiyanto
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir