Banjir Jalur Pantura Semarang Tembus 90 Cm, Kendaraan Mogok dan Arus Lalu Lintas Terganggu
Banjir kembali melanda kawasan vital Kota Semarang, khususnya di Jalan Kaligawe Raya, Genuk, yang merupakan bagian dari Jalur Pantura. Genangan air dengan kedalaman mencapai 90 sentimeter masih merendam jalan tersebut hingga Selasa (28/10). Kejadian banjir yang berlangsung sejak 22 Oktober ini menyebabkan banyak kendaraan mogok dan menghambat arus lalu lintas.
Kondisi Terkini Banjir Kaligawe Semarang
Pada Selasa pagi (28/10) sekitar pukul 10.30 WIB, situasi di lokasi banjir Semarang semakin parah. Banyak kendaraan yang tidak kuat menerobos genangan air dalam akhirnya mogok. Upaya evakuasi dan bantuan kepada pengendara dilakukan secara bersama-sama oleh petugas kepolisian dan TNI. Bahkan, perahu karet disiagakan untuk mengantar tenaga kesehatan (nakes) dan pasien menuju RSI Sultan Agung.
Penyebab bertambahnya debit air adalah karena hujan yang mengguyur kawasan Semarang sejak pagi, padahal sebelumnya genangan sudah mulai menunjukkan tanda-tanda surut.
Titik Banjir Terparah di Depan RSI Sultan Agung
Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto, mengonfirmasi bahwa titik terparah banjir di Semarang berada tepat di depan RSI Sultan Agung. Ketinggian air di lokasi ini dilaporkan mencapai 80 hingga 90 sentimeter. Oleh karena itu, pihak kepolisian menyarankan agar pengendara sepeda motor dan mobil kecil untuk menghindari Jalan Pantura Kaligawe dan mencari jalur alternatif guna menghindari risiko yang lebih besar.
Selain di Jalan Kaligawe, wilayah lain yang juga terendam adalah Jalan Sembungharjo Kudu Raya. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati jika harus melintas di daerah tersebut.
Imbauan Polrestabes Semarang untuk Pengendara
Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, memberikan imbauan penting kepada masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem dan kondisi jalan yang tergenang. Beberapa poin imbauan tersebut antara lain:
- Selalu waspada dan kurangi kecepatan kendaraan, terutama di jalan yang licin dan tergenang air.
- Menjaga jarak aman antar kendaraan.
- Menyalakan lampu utama kendaraan untuk meningkatkan visibilitas.
- Menghindari menerobos genangan air yang kedalamannya tidak diketahui.
Untuk mengantisipasi dampak lanjutan, Satlantas Polrestabes Semarang telah menempatkan personelnya di sejumlah titik rawan kemacetan dan genangan. Langkah ini diambil untuk memberikan pelayanan maksimal dan menjaga kelancaran serta keamanan arus lalu lintas meski dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Artikel Terkait
Truk Tangki Modifikasi Muat 5 Ton Solar Terguling, Puluhan Kecelakaan Beruntun di Bangkalan
Polisi Bongkar Judi Online Skala Besar di Batam, Dua Tersangka Kelola Lebih dari 200 Ribu Akun
Penundaan 11 Jam Sriwijaya Air SJ-581, Penumpang Mengeluhkan Minimnya Kompensasi dan Komunikasi
PSM Makassar Kalahkan Bhayangkara 2-1, Modal Penting Jauhi Zona Degradasi Liga 1