Keluarga Deni Apriadi Rahman, yang dikenal dengan nama Dea Lipa, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. Permintaan maaf ini disampaikan setelah penampilan feminim Deni yang menggunakan jilbab menjadi perbincangan publik dan memunculkan julukan 'Sister Hong Lombok'.
Melalui pernyataan pers yang diwakili oleh bibinya, Maya, keluarga mengungkapkan permohonan maafnya. "Kami sebagai keluarga meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi di media sosial yang sama sekali tidak kami perkirakan," ujar Maya dalam konferensi pers yang digelar di Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Maya juga menegaskan bahwa keluarga telah memberikan nasihat dan teguran kepada Deni terkait penampilannya yang berkamuflase sebagai wanita. Nasihat ini disebutkan telah diberikan sejak pertama kali Deni memutuskan untuk mengenakan hijab.
Sementara itu, Deni atau Dea Lipa sendiri telah memberikan klarifikasi publik mengenai identitas aslinya. Ia mengonfirmasi bahwa dirinya berjenis kelamin laki-laki dan menjelaskan alasan di balik penampilan feminimnya. Menurut Deni, gaya berbusananya merupakan sebuah bentuk ekspresi diri yang lahir dari rasa kekaguman.
Artikel Terkait
Trump Klaim Hanya Moral Pribadi yang Bisa Menghentikannya, Bukan Hukum Internasional
Trump Tegaskan Ambisi Greenland: Dengan Cara Mudah, Atau Sulit
Guterres Murka, Rusia Hantam Infrastruktur Vital Ukraina di Tengah Beku
Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Pandeglang Dini Hari