Keluarga Deni Apriadi Rahman, yang dikenal dengan nama Dea Lipa, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. Permintaan maaf ini disampaikan setelah penampilan feminim Deni yang menggunakan jilbab menjadi perbincangan publik dan memunculkan julukan 'Sister Hong Lombok'.
Melalui pernyataan pers yang diwakili oleh bibinya, Maya, keluarga mengungkapkan permohonan maafnya. "Kami sebagai keluarga meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi di media sosial yang sama sekali tidak kami perkirakan," ujar Maya dalam konferensi pers yang digelar di Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Maya juga menegaskan bahwa keluarga telah memberikan nasihat dan teguran kepada Deni terkait penampilannya yang berkamuflase sebagai wanita. Nasihat ini disebutkan telah diberikan sejak pertama kali Deni memutuskan untuk mengenakan hijab.
Sementara itu, Deni atau Dea Lipa sendiri telah memberikan klarifikasi publik mengenai identitas aslinya. Ia mengonfirmasi bahwa dirinya berjenis kelamin laki-laki dan menjelaskan alasan di balik penampilan feminimnya. Menurut Deni, gaya berbusananya merupakan sebuah bentuk ekspresi diri yang lahir dari rasa kekaguman.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Peran Empat Tersangka Narkoba di Hiburan Malam New Zone Medan, dari Penyedia hingga Pengawas Razia
PBNU Kecam Kekerasan Seksual di Padepokan Pekalongan, Desak Proses Hukum Tuntas
Banjir Bandang dan Longsor di Bone Bolango, Seorang Warga Hanyut ke Laut Sebelum Berhasil Diselamatkan
Polisi Ajukan Red Notice ke Interpol untuk Buru Otak Pengiriman Pekerja Migran Ilegal ke Kamboja