KYIV Kebakaran melalap sebuah stasiun pemompaan minyak di Rusia, dini hari tadi. Menurut seorang pejabat keamanan Ukraina, insiden itu adalah hasil serangan drone yang dilancarkan negaranya. Targetnya bukan sembarangan: stasiun Kaleykino di wilayah Tatarstan itu merupakan bagian vital dari jaringan pipa Druzhba, jalur arteri yang mengalirkan minyak mentah Rusia ke jantung Eropa Timur.
Lokasi serangan ini cukup mengejutkan. Almetyevsk, kota terdekat dari stasiun yang diserang, terletak lebih dari 1.200 kilometer dari garis depan perang. Serangan ini menunjukkan jangkauan kemampuan Ukraina yang semakin jauh ke dalam wilayah Rusia.
Namun begitu, versi cerita dari pihak Rusia berbeda. Pemerintah lokal Almetyevsk, lewat pesan di Telegram, mengaku pertahanan udara mereka berhasil menjatuhkan beberapa drone. Menurut mereka, kebakaran di kawasan industri itu dipicu oleh puing-puing drone yang jatuh. Pernyataan mereka sama sekali tidak menyebut pipa Druzhba atau tingkat kerusakan yang sebenarnya.
Ini bukan kali pertama jalur minyak penting itu disasar. Serangan terbaru ini hanyalah satu dari rangkaian aksi yang berpotensi memicu ketegangan baru. Kali ini, bukan cuma dengan Moskow, tapi juga dengan dua tetangga Ukraina: Hongaria dan Slovakia. Kedua negara itu sudah sejak lama menuduh Kyiv sengaja mengganggu aliran minyak yang menuju kilang-kilang mereka.
Faktanya, pengiriman minyak Rusia untuk Hongaria dan Slovakia benar-benar terhenti sejak akhir Januari lalu. Saat itu, Ukraina menyebut peralatan pipa di wilayah baratnya rusak diserang drone Rusia. Ironisnya, di tengah peperangan, Kyiv selama ini justru tetap mengizinkan minyak Rusia transit melintasi wilayahnya meski transit gas sudah dihentikan tahun lalu.
Artikel Terkait
DPRD Sulut Sahkan Tiga Ranperda Strategis, Gubernur Tekankan Implementasi
PPI Dunia dan BNSP Jajaki Kerja Sama Sertifikasi Kompetensi untuk Pelajar di Luar Negeri
Menteri Agus Andrianto Kembangkan Dapur Lapas dan Dorong Kemitraan dengan Pengusaha Lokal
KPK Jelaskan Alasan Jaksa Absen di Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas