Briptu Yuli Setyabudi Diduga Gelapkan Belasan Mobil Rental, Polda Sulteng Turun Tangan
Kasus oknum polisi yang juga seorang konten kreator, Briptu Yuli Setyabudi, kembali mencuat. Kali ini, ia diduga terlibat dalam penggelapan belasan mobil rental di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Video Pengakuan Briptu Yuli Setyabudi Viral
Kasus ini pertama kali terungkap setelah sebuah video yang memperlihatkan Briptu Yuli diamankan oleh warga menjadi viral. Dalam rekaman tersebut, sang oknum polisi mengaku telah melakukan perbuatannya. Disebutkan bahwa jumlah mobil rental yang digelapkan mencapai 12 unit.
Respon Polda Sulawesi Tengah
Merespon viralnya video tersebut, Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, memberikan konfirmasi. Djoko menegaskan bahwa kasus ini sedang dalam proses penyelidikan oleh Propam (Profesi dan Pengamanan).
"Informasi yang beredar di media sosial masih dalam diverifikasi lebih lanjut yang dilakukan oleh Propam," ujar Djoko saat dikonfirmasi pada Jumat (7/11).
Polda Sulteng Imbau Korban untuk Melapor
Tim Propam Polda Sulteng dikabarkan sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus ini. Polda juga mengimbau kepada setiap warga yang merasa dirugikan atau menjadi korban penggelapan mobil rental untuk segera melapor.
"Belum ada yang melapor secara resmi. Jadi kami imbau agar segera melapor agar dapat diambil keterangannya," sambung Djoko Wienartono.
Komitmen Polda Sulteng: Transparan dan Profesional
Polda Sulteng menegaskan komitmennya untuk bersikap transparan, profesional, dan akuntabel dalam menangani kasus ini. Institusi kepolisian setempat menyatakan tidak akan ragu untuk memproses setiap anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran hukum.
"Proses penyelidikan hingga penyidikan akan dilakukan apabila unsur pidana terpenuhi, sementara penanganan internal juga berjalan melalui mekanisme disiplin dan kode etik," tegas Djoko.
Profil Briptu Yuli Setyabudi
Briptu Yuli Setyabudi dikenal sebagai anggota Polri yang aktif sebagai konten kreator. Ia kerap membuat berbagai jenis konten, mulai dari seputar dunia kepolisian, bisnis, hingga konten candaan. Atas aktivitasnya ini, ia dikabarkan pernah dikenakan sanksi internal sebelumnya.
Kasus penggelapan mobil rental oleh oknum polisi ini kini menjadi sorotan publik. Masyarakat menunggu proses hukum yang transparan dan berkeadilan.
Artikel Terkait
Dari Suara Aneh hingga Laporan Hukum: Kronologi Bocornya CCTV Rumah Inara Rusli
Jangan Beli Buku hingga Jauhkan Sapu: Pantangan Unik Sambut Imlek 2026
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Dedi Mulyadi Dikritik Usai Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor