MURIANETWORK.COM - Badan Geologi Kementerian ESDM mengungkap temuan unik di balik fenomena tanah ambles atau sinkhole yang terjadi di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat. Berdasarkan kajian cepat awal tahun ini, para ahli menyimpulkan bahwa sinkhole ini tergolong langka karena terjadi di material vulkanik, bukan di batuan gamping seperti yang umum ditemukan.
Kategori Fenomena yang Langka
Ahli Geologi Teknik dari Badan Geologi Kementerian ESDM, Taufiq Wira Buana, menjelaskan bahwa karakteristik sinkhole di Situjuah ini membuatnya masuk dalam kategori khusus. Fenomena ini diklasifikasikan sebagai pseudokarst atau kars semu, sebuah kondisi yang tidak biasa ditemui di lapangan.
"Dari hasil kaji cepat yang kita lakukan, sebenarnya sinkhole di Situjuah ini termasuk kategori yang unik," tutur Taufiq saat dikonfirmasi dari Kota Padang, Minggu (9/2/2026).
Kajian yang dilakukan pada 9 hingga 11 Januari 2026 itu mengonfirmasi keunikannya. Alih-alih terbentuk di batuan gamping yang lazim, sinkhole ini justru muncul di endapan vulkanik tua. Temuan ini langsung menarik perhatian para peneliti di lokasi.
"Biasanya sinkhole ini terjadi di batu gamping, tapi sinkhole Situjuah terjadi di batuan kapur," ujarnya menegaskan perbedaan mendasar tersebut.
Artikel Terkait
KPK Sambut Baik Desakan MAKI agar DPR Bentuk Panja Khusus Usut Penahanan Yaqut
China dan ASEAN Sepakati Dialog untuk Dorong Rekonsiliasi di Myanmar
QS Umumkan 4 Universitas Indonesia Terbaik untuk Ilmu Hayati dan Kedokteran
KPK Buka Alasan Alihkan Status Tahanan Eks Menag Yaqut ke Rumah