MURIANETWORK.COM - Ketua Kraton Majapahit Jakarta, Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono, memberikan dukungan penuh atas keputusan pemerintah yang menunjuk KGPH Panembahan Agung Tedjowulan sebagai pengelola Keraton Kasunanan Surakarta. Dukungan ini disampaikan secara langsung saat Hendropriyono menerima kunjungan Tedjowulan dan rombongan ke Kraton Majapahit Jakarta, Sabtu (7/2) lalu. Harapannya, keputusan ini dapat mengembalikan fungsi keraton sebagai pusat pembinaan kebudayaan nasional.
Dukungan untuk Keputusan Pemerintah
Dalam pertemuan yang berlangsung di kompleks Kraton Majapahit Jakarta itu, Hendropriyono secara resmi menyambut kedatangan tamu kehormatannya. Ia menegaskan posisi institusinya yang selaras dengan kebijakan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kebudayaan, yang telah menetapkan Tedjowulan sebagai pelaksana perlindungan cagar budaya keraton.
“Atas nama Kraton Majapahit Jakarta, saya menyampaikan penghormatan dan ucapan selamat datang kepada Panembahan Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Panembahan Agung Tedjowulan ke Kraton Majapahit Jakarta,” ucap Hendropriyono pada kesempatan terpisah, Minggu (8/2/2026).
“Kami menerima kedatangan Bapak Tedjowulan, menerima dan mendukung keputusan Pemerintah,” tegasnya lebih lanjut.
Membuka Lembaran Baru untuk Keraton Surakarta
Lebih dari sekadar dukungan formal, Hendropriyono melihat momentum ini sebagai awal baru. Ia menekankan bahwa fungsi strategis Keraton Kasunanan Surakarta harus benar-benar hidup kembali, tidak hanya sebagai situs sejarah, tetapi sebagai institusi yang aktif merawat dan mengembangkan kebudayaan Indonesia.
“Harapan kita ke depan adalah membuka lembaran baru. Kasunanan Surakarta Hadiningrat harus berfungsi membina dan mengembangkan kebudayaan nasional,” tuturnya dengan penuh keyakinan.
Artikel Terkait
Pemerintah Batalkan Wacana Belajar dari Rumah, Siswa Tetap Sekolah
TVRI Siap Siarkan Laga Persahabatan Internasional Sambut Piala Dunia 2026
Normalisasi Lalu Lintas Trans Jawa Dimulai, Sistem One Way Dihentikan Bertahap
Arus Balik Lebaran Padati Pelabuhan Raha, 1.200 Tiket Rute ke Kendari Ludes Terjual