Di kompleks Hambalang, Bojong Koneng, suasana pagi Selasa (6/1) itu terasa khidmat. Presiden Prabowo Subianto membuka Taklimat Awal Tahun 2026 dengan kata-kata yang hangat. Ia mengawali pidatonya dengan menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran kabinet dan para pejabat negara yang selama ini menjadi tulang punggung pemerintahannya.
"Saudara-saudara sekalian!" sapa Prabowo, membuka suara.
"Dengan ini semua saya ingin menggunakan kesempatan pertama di awal taklimat saya untuk menyampaikan terima kasih saya yang sedalam-dalamnya dari hati saya. Terima kasih saya sebagai Presiden, sebagai pemimpin, sebagai penerima mandat dari rakyat Indonesia. Sebagai boleh dikatakan nakhoda, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada pembantu-pembantu saya yang paling inti," ujarnya, penuh penekanan.
Rasa terima kasih itu, jelasnya, ditujukan untuk semua unsur vital dalam pemerintahan dan aparatur negara. Tanpa kerja keras mereka, laporannya tak akan berarti apa-apa.
"Para menko, para menteri, para kepala badan wakil kepala badan, pejabat-pejabat lembaga tinggi negara yang sangat penting," sebutnya satu per satu.
"Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, kepala BIN. Saya tidak bisa melaporkan hal ini tanpa kerja keras saudara-saudara semuanya."
Namun begitu, Prabowo tak menutup mata. Setelah ucapan terima kasih, ia langsung menyinggung beratnya tantangan yang menghadang. Bangsa ini, katanya, sedang diuji. Bencana alam yang bertubi-tubi di beberapa wilayah menjadi buktinya.
Artikel Terkait
Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Pimpinan Sindikat Pencucian Uang yang Masuk Daftar Interpol
Polisi Ungkap Motif Judi Online di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Ibu Kandung di Lahat
Ayah di Batam Diduga Setubuhi Anak Kandungnya Sejak Usia 7 Tahun
Roti Maros, Camilan Manis Khas Sulawesi Selatan dengan Isian Selai Srikaya