Setelah melalui tahap penyelidikan, kasus ini akhirnya masuk penyidikan. Sandy Arifin mengonfirmasi perkembangan ini.
“Alhamdulillah sudah proses penyidikan,” ujarnya.
Rencananya, Fuji akan kembali ke Polres Jakarta Selatan pada akhir Januari nanti. Tujuannya untuk menandatangani Berita Acara Perkara (BAP), melengkapi bukti, dan menghadirkan saksi.
Kabarnya, polisi sudah mengantongi empat nama yang diduga terlibat. Mereka adalah staf-staf admin media sosial yang pernah bekerja dengan Fuji.
Fuji sendiri enggan merinci identitas atau nilai kerugian pastinya. Tapi, ia mengakui angkanya kembali menyentuh miliaran rupiah. “M lagi, M lagi,” katanya singkat, mengulang pengalaman pahit yang serupa.
Kasus sebelumnya melibatkan mantan manajernya, Batara Ageng, dengan kerugian Rp 1,3 miliar. Batara akhirnya divonis 2,5 tahun penjara. Kini, publik khawatir sejarah terulang kembali pada orang kepercayaannya yang lain.
Kekecewaan Sang Ayah
Ayah Fuji, Haji Faisal, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia merasa orang-orang yang diberi kepercayaan justru memanfaatkan putrinya. Bahkan, ia mengaku sudah mencium tanda-tanda mencurigakan sejak lama dan sempat memperingatkan Fuji.
“Dulu sudah saya awasi dan sudah ada juga tanda-tanda,” ujar Haji Faisal.
Sayangnya, kelicikan pelaku membuat semuanya baru terbongkar belakangan. Dana hasil endorsemen itu kabarnya sudah habis dibagi-bagi. Karena tak ada itikad baik untuk mengembalikan, keluarga pun memutuskan jalur hukum.
Langkah ini diambil agar ada efek jera. Sekaligus jadi pelajaran buat siapa pun.
Kini, dengan status penyidikan, semua mata tertuju pada proses hukum selanjutnya. Masyarakat menunggu, apakah keadilan untuk Fuji benar-benar bisa ditegakkan, dan semua pelaku akan diungkap sampai tuntas.
Artikel Terkait
Kisah Pilu di Balik Aksi Spontan: Suami Pembela Istri Dijambret Kini Jadi Tersangka
Dentuman Misterius di Danau Maninjau, Meteor atau Bukan?
Warga Belu NTT Ditahan Usai Tembak Mati Burung Hantu yang Dilindungi
Rumah Panggung Tahan Banjir Karawang Viral, Gubernur Bantah Tenggelam