Hujan deras mengguyur kawasan Bogor pada Selasa malam lalu. Di tengah guyuran itu, sebuah rumah dua lantai di Desa Sukaraja tiba-tiba ambruk. Suara gemuruhnya memecah kesunyian malam.
Menurut sejumlah saksi, kejadiannya sekitar pukul sepuluh malam. Warga yang panik segera melaporkan musibah ini kepada petugas. Tim BPBD Kabupaten Bogor pun bergerak cepat ke lokasi.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD setempat, M Adam Hamdani, menjelaskan kronologinya. Menurut keterangan yang dia terima, penyebabnya diduga kuat karena beban berlebih di lantai dua.
"Konstruksi lantai satu sudah rapuh, katanya. Jadi ya nggak kuat menahan beban dari atas. Apalagi hujan deras malam itu, akhirnya rubuhlah rumah itu," ujar Adam, Rabu (11/3/2026).
Untungnya, penanganan berjalan lancar dan selesai dalam waktu sekitar satu jam. Hanya satu unit rumah yang rusak parah. Yang paling penting, tidak ada korban jiwa sama sekali dalam peristiwa ini.
Adam menambahkan satu fakta krusial. Rumah itu ternyata sudah lama kosong.
"Pemiliknya sudah hampir dua tahun nggak menempati rumah itu. Sampai sekarang, bangunannya juga belum diperbaiki," jelasnya.
Jadi, meski kerusakannya terlihat parah, dampaknya bisa dibilang minimal. Cuma material bangunan yang jadi korban. Warga sekitar pun bisa bernapas lega karena tak ada tetangga mereka yang menjadi korban.
Artikel Terkait
Plt Sekjen MPR Kagumi Wawasan Kebangsaan Peserta LCC Empat Pilar di Riau
Mahfud MD Bantah Pernyataan Saiful Mujani Layak Diproses Hukum, Berseberangan dengan Menteri HAM
Polisi Selidiki Video Viral Pengeroyokan Pria Diduga Preman di Stasiun Bogor
Wali Kota Pekanbaru Raih Penghargaan Kemendagri Berkat Keberhasilan Tekan Kemiskinan dan Stunting