Kepemilikan KMDS Kian Tergerus, Dima Group Kini Kuasai Mayoritas Saham

- Kamis, 15 Januari 2026 | 00:35 WIB
Kepemilikan KMDS Kian Tergerus, Dima Group Kini Kuasai Mayoritas Saham

Perubahan kepemilikan kembali terjadi di tubuh PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS). Pengendali lamanya, PT Miki Ojisan Indomitra (MOI), baru-baru ini melepas lagi sebagian sahamnya. Akibatnya, porsi kepemilikan MOI kini anjlok di bawah level 20 persen.

Padahal, MOI sebelumnya adalah pengendali utama distributor sirop premium Monin itu. Namun, peta kekuasaan sudah bergeser. Kini, kendali perusahaan justru berada di tangan Dima Group lewat PT Dima Investindo yang menguasai 55 persen saham.

Transaksi penjualan itu terjadi pada 12 Januari 2025. MOI melepas sekitar 11,47 juta saham KMDS dengan harga Rp600 per lembar. Kalau dihitung-hitung, nilai transaksinya mencapai kira-kira Rp6,88 miliar.

"Tujuan dari transaksi untuk realisasi investasi,"

begitu penjelasan singkat MOI dalam keterbukaan informasinya, Rabu (14/1/2025).

Setelah transaksi ini, sisa saham MOI di KMDS tinggal 158 juta lembar, atau setara 19,76% dari total modal. Angka itu jelas turun dari posisi sebelumnya yang mencapai 21,19 persen.

Perlu diingat, peralihan kendali ini sebenarnya sudah dimulai sejak 2024 lalu. Saat itu, Dima Group mengambil alih saham mayoritas KMDS dari MOI. Posisi MOI waktu itu masih sangat dominan, dengan kepemilikan 609,5 juta saham atau 76,19 persen.

Meski begitu, masuknya Dima Group tidak serta-merta menyingkirkan MOI sepenuhnya. Mereka tetap tercatat sebagai salah satu pemegang saham. Posisi Hengky Wijaya sebagai Direktur Utama KMDS juga masih bertahan. Kebetulan, Hengky ini memegang 60 persen saham MOI.

KMDS sendiri dikenal sebagai distributor tunggal untuk Monin, sirop premium asal Prancis itu. Portofolio merek mereka juga mencakup MilkLab dan Lavazza.

Di sisi lain, Dima Group punya latar belakang yang berbeda. Mereka lebih dikenal sebagai distributor minuman beralkohol dengan merek-merek besar seperti Diageo, Pokka Sapporo, dan Societe Jacques Bollinger. Awalnya fokus pada Guinness, grup ini kemudian merambah ke bisnis makanan dan minuman secara lebih luas.

Jadi, meski kepemilikannya menyusut, MOI rupanya masih punya peran. Tapi jelas, panggung utamanya sekarang sudah dipegang oleh Dima Group.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar