Fuji Laporkan Staf Admin, Dugaan Penyelewengan Dana Endorse Capai Miliaran

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 18:00 WIB
Fuji Laporkan Staf Admin, Dugaan Penyelewengan Dana Endorse Capai Miliaran

Fuji, sang aktris, kembali harus berurusan dengan hukum. Kali ini, ia melaporkan salah satu staf admin yang mengelola akun endorsemennya. Laporan itu diajukan dengan tuduhan penipuan dan penggelapan dana kerja sama. Kerugiannya? Konon mencapai angka yang fantastis: lebih dari satu miliar rupiah.

Menurut kuasa hukumnya, Sandy Arifin, kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan di Polres Metro Jakarta Selatan. Artinya, polisi sudah melihat cukup bukti untuk menduga ada tindak pidana di baliknya.

Ini bukan pertama kalinya Fuji mengalami hal seperti ini. Dulu, mantan manajernya pun pernah berurusan karena kasus serupa. Makanya, kronologi yang satu ini langsung menarik perhatian banyak orang.

Bagaimana awalnya terungkap?

Semua berawal dari rasa curiga Fuji. Ia merasa ada yang aneh dengan laporan keuangan dari hasil endorsemen. Dana yang seharusnya masuk, ternyata tidak pernah sampai ke tangannya. Setelah dicek, ternyata transaksi-transaksi itu dilakukan lewat ponsel kerja yang justru dikuasai oleh sang staf admin.

Sandy Arifin menjelaskan hal itu saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Jumat lalu.

"Bukan manajer. Jadi admin endorse-nya. Mungkin kalau nama saya tidak bisa memberikan keterangan biar bisa ditanyakan ke pihak penyidik," katanya.

"Tapi yang pasti ada beberapa transaksi yang melalui ponsel kerja."

Dari situ, Fuji mulai menyadari ada yang tidak beres. Ia pun yakin, pelakunya bukan cuma satu orang. Menurut pengakuannya, ada semacam 'komplotan' yang bekerja sama dengan rapi.

“Walaupun yang aku laporin satu orang, dia tuh kayak komplotan. Jadi ada kerja sama sama tim yang lain,” ujar Fuji.

Ia menduga ada tiga hingga empat orang yang terlibat, meski untuk sementara laporan resmi baru ditujukan pada satu staf admin.

Proses Hukum Mulai Bergerak


Halaman:

Komentar