Keadaan di SPBU Kabupaten Karimun terpantau normal Rabu kemarin. Tidak ada antrean kendaraan yang mengular, meski isu soal kelangkaan bahan bakar sempat beredar. Pihak berwenang pun angkat bicara, menegaskan bahwa pasokan BBM untuk wilayah kepulauan itu sebenarnya aman dan lancar. Masyarakat diminta tenang.
“Kami tegaskan distribusi BBM untuk wilayah Karimun masih aman dan lancar,” kata Muhammad Nasrullah, Direktur Utama PT. Ology Karimun Bumi Sukses yang mengelola SPBU Poros.
Pernyataan serupa datang dari Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani. Menurutnya, personel Samapta sudah dikerahkan untuk memantau dan mengamankan sejumlah titik SPBU. Tujuannya jelas: mencegah antrean panjang.
“Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pembelian BBM secara berulang serta mencegah terjadinya antrean panjang di SPBU,” ungkap Yunita.
Di sela patroli, polisi tak henti-hentinya mengimbau warga. Mereka minta masyarakat tertib saat mengisi BBM dan yang terpenting, jangan beli secara berlebihan. Panic buying itu justru bikin masalah, sebab bisa memicu antrean yang sebenarnya tidak perlu.
Yunita juga berharap masyarakat tak gampang terpengaruh informasi yang sumbernya tidak jelas, apalagi soal ketersediaan BBM. Pemerintah sudah memastikan stok masih cukup, terutama dalam menyambut Idulfitri 1447 Hijriah nanti.
“Jangan membeli BBM berlebihan karena justru dapat mengganggu kelancaran distribusi BBM kepada masyarakat lainnya,” pesannya.
Jadi, intinya situasi terkendali. Dengan pengamanan ekstra dan imbauan yang terus disampaikan, diharapkan kelancaran distribusi bahan bakar minyak tetap terjaga sampai hari raya.
Artikel Terkait
Jatim Raih Penghargaan Nasional atas Program Koperasi Desa Merah Putih
Wakapolda Bali: Penanganan Ekstremisme di Kalangan Pelajar Masih Parsial, Perlu Kolaborasi Lintas Sektor
Pemerintah Yakin IHSG Tembus Level 10.000 Tahun Ini, Fundamental Ekonomi Jadi Kunci
Wamentan Minta Sapi Betina Produktif Tidak Dipotong Saat Idul Adha Demi Jaga Populasi Ternak Nasional