Ini bukan kerja sambilan. Aktivitas bersih-bersih tempat ibadah itu bagian dari aksi nasional Bagana yang juga menjangkau lokasi bencana di Aceh dan Sumatera Barat. Fokusnya tak cuma logistik. Setelah kebutuhan pokok terdistribusi, mereka beralih ke perbaikan fasilitas publik.
"Fasilitas publik, sekolah, tempat ibadah, puskesmas. Lalu perbaikan sanitasi hingga bersih-bersih jalan menjadi konsentrasi Bagana," tandas Addin.
Di lapangan, personel Banser bekerja keras. Timbul Pasaribu, Korwil GP Ansor Sumut, menjelaskan mereka menyingkirkan segala material yang terbawa arus. Targetnya jelas: memastikan area sekitar gereja aman dan layak pakai.
Ucapan terima kasih pun datang dari pengurus gereja. Pdt. Sitorus dari HKBP Distrik IX Sibolga menyampaikan apresiasinya kepada tim Banser yang telah membantu membersihkan halaman gereja dari tumpukan tanah dan kotoran.
Yang menarik, gereja bukan satu-satunya. Di sisi lain, semangat yang sama juga diterapkan untuk membantu saudara Muslim. PC GP Ansor Tapanuli Tengah bersama Banser juga membersihkan sejumlah masjid yang ikut terdampak banjir. Benar-benar aksi untuk semua.
Artikel Terkait
Dari Tuduhan Spons ke Kediaman Gubernur: Kisah Pedagang Es Gabus yang Berbalik Nasib
Kengerian di Dusun Pengkol: Bocah Tewas Tenggelam, Ibu Kritis Usai Perampokan Sadis
Bayi Dibawa Naik Motor Sambil Dikepung Asap Rokok, Pasangan Ini Malah Amuk Saat Ditegur
Marco Grossi: Sang Pendiam di Balik iLovePDF yang Menolak Dikendalikan Investor