Jakarta Redupkan Gemerlap, Tahun Baru 2026 Diwarnai Doa dan Donasi

- Rabu, 31 Desember 2025 | 18:48 WIB
Jakarta Redupkan Gemerlap, Tahun Baru 2026 Diwarnai Doa dan Donasi

Malam tahun baru sudah di depan mata. Dan seperti biasa, suasana di jantung Jakarta mulai berubah. Sejak Rabu malam (31/12/2025) lalu, kawasan sekitar Bundaran HI sudah tak lagi bisa dilewati kendaraan. Roda-roda kendaraan yang biasanya ramai melintas, kini berhenti. Sepi.

Nah, tahun ini memang lain. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta punya konsep berbeda untuk menyambut 2026. Tak ada lagi gemerlap kembang api atau bunyi petasan yang memekakkan telinga. Itu semua sengaja ditiadakan.

Lantas, diganti dengan apa? Acara akan dipusatkan di Bundaran HI itu tadi, dengan nuansa yang lebih hening dan penuh makna. Rencananya, akan ada doa bersama yang melibatkan berbagai agama. Yang menarik, ada juga penggalangan donasi untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Gubernur DKI, Pramono Anung, punya penjelasan soal perubahan drastis ini.

"Jakarta harus menjadi ruang empati dan solidaritas," ujarnya. Ia menekankan bahwa ibukota ingin mengulurkan tangan bagi daerah-daerah yang sedang berduka.

Maka, tak heran jika tema yang diusung pun sarat pesan kemanusiaan: “Jakarta Global City: From Jakarta With Love”. Sebuah pesan cinta dari kota metropolitan, di tengah hingar-bingar yang sengaja diredupkan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar