Kuncinya justru di bagian depan. Bantal leher harus ditaruh tepat di area dagu. Fungsinya sederhana: menahan kepala agar tidak terjatuh ke depan saat kita terlelap. Posisi ini memberikan ganjalan yang pas, baik untuk gerakan ke depan maupun ke samping.
Alasannya masuk akal. Bagian belakang leher kita sebenarnya sudah ditopang oleh sandaran kursi kendaraan. Jadi, menambahkan bantal di sana justru berlebihan. Yang lebih dibutuhkan adalah penopang di area yang tidak terjangkau kursi, yaitu bagian depan.
Intinya, trik sederhana ini bisa membuat perbedaan besar. Perjalanan mudik yang melelahkan tentu lebih nyaman jika tubuh tetap prima, tanpa dihantui pegal atau kaku di leher. Jadi, saatnya kita perbaiki cara pakai bantal leher. Siapa sangka, letaknya yang tepat bisa jadi penolong selama berjam-jam di jalan.
Artikel Terkait
Stellantis dan Indomobil Bawa Merek Listrik Leapmotor ke Indonesia Tahun Depan
Rafka Bawa Dendam dan Ancaman Maut di Episode Terbaru Mencintai Ipar Sendiri
Mitsubishi Targetkan Pangsa Pasar Dua Digit di Indonesia pada 2026
Geely Borong 1.776 Pemesanan di IIMS 2026, EX2 Jadi Primadona