Baca Juga: Kasus Korupsi SYL: Politikus NasDem Rajiv Dijadwalkan Diperiksa oleh KPK
Toyota menyatakan, "Kami telah melakukan verifikasi ulang terhadap produk-produk produksi massal yang diproduksi di pabrik, dan memastikan bahwa mesin dan kendaraan yang terkena dampak memenuhi standar keluaran kinerja mesin."
"Oleh karena itu, tidak perlu menghentikan penggunaan mesin atau kendaraan yang terkena dampak. Namun, kami meminta maaf kepada pelanggan kami yang telah setia mendukung kendaraan yang terkena dampak, serta kepada seluruh pemangku kepentingan lainnya atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang ditimbulkan," lanjut pernyataan Toyota.
Hasil penyelidikan menyebabkan TICO memutuskan untuk menghentikan sementara pengiriman mesin yang terkena dampak.
Toyota juga memutuskan untuk menghentikan sementara pengiriman kendaraan yang dilengkapi dengan mesin yang terkena dampak.
"Kami akan memberikan penjelasan rinci kepada pihak berwenang dan segera mengambil tindakan yang tepat, termasuk melakukan pengujian di hadapan saksi jika diperlukan," demikian pernyataan terakhir dari Toyota.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: viralnews.id
Artikel Terkait
Jeep Indonesia Luncurkan Wrangler dan Gladiator Facelift 2026 di Hari 4x4
Australia Catat Sejarah: Impor Mobil dari China Kalahkan Jepang untuk Pertama Kali
WhatsApp Uji Coba Aplikasi Mandiri untuk CarPlay
Waspadai 4 Tanda Awal Gangguan Sistem Kelistrikan pada Motor