Fajar Alfian / Fikri Kejar Tiket BWF World Tour Finals 2025 di Australia Open
Ganda putra Indonesia, MURIANETWORK.COM Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, masih memiliki harapan besar untuk lolos ke BWF World Tour Finals 2025. Pasangan yang akrab disapa Fajri ini akan mengerahkan seluruh kemampuan mereka di ajang Australia Open 2025, sebuah turnamen bulu tangkis level Super 500 yang dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 23 November 2025.
Posisi Klasemen dan Tantangan Menuju WTF 2025
Dalam BWF World Tour Ranking 2025, MURIANETWORK.COM dan Fikri saat ini berada di posisi ke-15 dengan mengumpulkan 58.790 poin. Posisi ini membuat mereka harus mengejar ketertinggalan sekitar 8.000 poin dari pasangan Thailand, Kittinupong Kedren dan Dechapol Puavaranukroh, yang menduduki peringkat kedelapan. Peringkat kedelapan ini merupakan batas akhir untuk bisa lolos ke turnamen penutup musim tersebut.
Peluang Emas di Australia Open 2025
Peluang Fajar/Fikri untuk lolos masih terbuka lebar. Australia Open 2025 menjadi ajang penentu bagi mereka. Dengan meraih poin maksimal, yaitu 9.200 poin untuk juara, posisi mereka di klasemen berpotensi melonjak drastis dan masuk ke dalam zona delapan besar yang aman.
Muhammad Shohibul Fikri mengungkapkan, dirinya berusaha untuk tidak terlalu fokus pada perhitungan poin yang rumit. Fokus utama mereka adalah tampil sebaik mungkin di setiap pertandingan yang tersisa.
"Sisa dua bulan lagi, yang pasti masih ada pertandingan Australia Open. Saya mau maksimalkan saja pertandingan terakhir di tahun ini, siapa tahu bisa dapat hasil yang lebih baik lagi. Iya, pengen juara sih, cuma kan tidak gampang. Jadi ya step by step saja," ujar Fikri.
Target Awal dan Kesadaran akan Peluang
Menariknya, Fikri mengaku sempat tidak menyadari bahwa peluang mereka untuk tampil di BWF World Tour Finals 2025 masih ada. Ia menjelaskan bahwa sejak awal musim, mereka tidak menargetkan tiket ke ajang tersebut karena jumlah turnamen yang mereka ikuti lebih sedikit dibandingkan pasangan ganda top dunia lainnya.
"Oh iya? Masih ada ya peluang lolosnya? Dari awal sih tujuan saya dan Fajar tidak mengira bisa masuk WTF, karena kita hanya ikut delapan turnamen, sedangkan pasangan lain totalnya sampai 14 di World Tour. Jadi kirain tidak sampai. Tapi siapa tahu, kalau di Australia juara mungkin bisa sampai, ya tidak apa," lanjutnya.
Konsistensi dan Modal Menuju Pertarungan Terakhir
Sepanjang tahun 2025, performa Fajar dan Fikri terbilang stabil meski belum berhasil meraih gelar turnamen besar. Mereka baru saja mencapai babak perempat final di Hylo Open pada awal November, yang meski menambah poin, belum cukup untuk mendorong mereka ke posisi delapan besar.
Australia Open 2025 menjadi satu-satunya kesempatan terakhir bagi Fajar/Fikri untuk menambah poin sebelum penutupan klasemen BWF World Tour Finals. Mereka dituntut untuk tampil sempurna mulai dari babak awal untuk menjaga harapan lolos ke ajang bergengsi yang mempertemukan delapan pasangan terbaik dunia di akhir musim.
Dengan segudang pengalaman juara di tahun-tahun sebelumnya, MURIANETWORK.COM Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri bertekad menutup tahun 2025 dengan hasil yang manis. Mental juara dan konsistensi permainan menjadi modal berharga dalam upaya terakhir mereka menuju panggung elit dunia bulu tangkis.
Artikel Terkait
Flick Anggap Wajar Reaksi Kesal Yamal Usai Barcelona Kembali ke Puncak Klasemen
PBSI Kirim 24 Atlet Lebih Awal ke Inggris untuk Aklimatisasi Jelang All England 2026
Bagnaia Pastikan Keputusan Kontrak 2027 Segera Diumumkan
Persib Kalahkan Persita 1-0, Kokoh di Puncak Klasemen