Rodrigo Holgado Dipecat America de Cali: Kronologi Lengkap Skorsing FIFA hingga Banding CAS

- Sabtu, 08 November 2025 | 15:12 WIB
Rodrigo Holgado Dipecat America de Cali: Kronologi Lengkap Skorsing FIFA hingga Banding CAS
Rodrigo Holgado Terancam PHK America de Cali Usai Skorsing FIFA - Berita Sepak Bola

Rodrigo Holgado Dipecat America de Cali Imbas Skorsing FIFA

Pemain naturalisasi Malaysia, Rodrigo Holgado, berada di ambang pemecatan oleh klubnya, America de Cali. Keputusan ini menyusul sanksi berat dari FIFA terhadap pemain berusia 28 tahun tersebut karena terlibat dalam kasus pemalsuan dokumen kewarganegaraan.

Sanksi FIFA untuk Rodrigo Holgado dan 6 Pemain Lain

FIFA menjatuhkan hukuman skorsing bermain selama 12 bulan dan denda sebesar CHF 2,000 (sekitar Rp 41,8 juta) kepada Rodrigo Holgado. Ia adalah satu dari tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang terbukti menggunakan dokumen palsu untuk memperoleh paspor Malaysia.

Enam pemain lainnya yang juga kena sanksi identik adalah Facundo Garcés, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, Hector Hevel, dan Gabriel Palmero. Tidak hanya pemain, Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga dihukum denda besar sebesar CHF 350,000 (sekitar Rp 7,3 miliar).

Respon Cepat America de Cali

Klub America de Cali dikabarkan telah mengambil langkah tegas. Menurut laporan jurnalis olahraga terkemuka Kolombia, Pipe Sierra, klub telah memulai proses hukum untuk memutus kontrak Rodrigo Holgado.

"Melalui pengacara mereka, America de Cali sedang melanjutkan proses pemutusan kontrak Rodrigo Holgado, menyusul tanggapan Komite Banding FIFA," tulis Sierra dalam laporannya.

Banding ke CAS Masih Berlanjut

Meskipun banding pertama FAM ditolak oleh FIFA, federasi tersebut belum menyerah. FAM berencana untuk membawa kasus ini ke Court of Arbitration for Sport (CAS) di Lausanne, Swiss, sebagai upaya banding tingkat akhir.

FAM bersikeras bahwa para pemain bertindak dengan itikad baik dan dokumen naturalisasi yang digunakan disiapkan secara sah oleh otoritas pemerintah Malaysia. Kelanjutan kasus ini akan ditentukan oleh keputusan CAS di masa mendatang.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar