MURIANETWORK.COM - Penentuan penerima bantuan sosial (bansos) pemerintah kini mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dalam sistem ini, setiap keluarga di Indonesia diklasifikasikan ke dalam peringkat kesejahteraan, yang dikenal dengan istilah desil, mulai dari desil 1 hingga 10. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui status dan posisi mereka dalam data tersebut, informasi dapat diakses secara mandiri melalui aplikasi resmi Cek Bansos dari Kementerian Sosial.
Memahami Klasifikasi Desil Kesejahteraan
Desil merupakan pengelompokan yang menggambarkan tingkat kesejahteraan suatu keluarga. Seperti dijelaskan oleh Pusdatin Kesos, posisi dimulai dari desil 1 untuk keluarga yang dinilai paling tidak mampu, hingga desil 10 untuk yang paling sejahtera. Penilaian ini tidak dilakukan secara subjektif, melainkan berdasarkan analisis data dari beberapa variabel kunci.
Faktor-faktor yang menjadi pertimbangan antara lain kepemilikan aset, kondisi tempat tinggal, tingkat pendidikan serta lapangan pekerjaan anggota keluarga, dan juga jumlah tanggungan dalam rumah tangga. Prinsipnya, kombinasi dari variabel-variabel inilah yang membentuk gambaran kondisi ekonomi sebuah keluarga.
"Semakin banyak asetnya, semakin bagus rumahnya, semakin tinggi tingkat pendidikan dan semakin layak pekerjaannya, serta semakin sedikit anggota keluarganya, maka cenderung menjadi keluarga yang sejahtera," jelasnya.
Sebaliknya, lanjutnya, kondisi yang kurang menguntungkan pada berbagai variabel tersebut akan menempatkan sebuah rumah tangga pada kelompok yang dinilai lebih membutuhkan. "Sebaliknya, semakin tidak punya aset, semakin rumahnya tidak bagus, semakin rendah pendidikannya, dan semakin banyak anggota keluarganya, maka cenderung menjadi kelompok yang tidak mampu," ungkapnya.
Langkah-Langkah Mengecek Desil via Aplikasi Cek Bansos
Untuk mengecek status desil secara mandiri, masyarakat dapat mengikuti panduan langkah demi langkah berikut ini melalui smartphone mereka.
Pertama-tama, unduh dan instal aplikasi Cek Bansos yang disediakan oleh Kemensos. Bagi pengguna baru, pilih opsi "Buat Akun Baru" dan lengkapi pendaftaran dengan data yang diminta. Kelengkapan dan keakuratan data sangat penting untuk memastikan proses verifikasi berjalan lancar.
Data yang perlu diisi meliputi nomor Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap sesuai KTP, nomor telepon aktif, alamat email, serta username dan password untuk akun. Selain mengisi formulir, calon pengguna juga diwajibkan mengunggah dua dokumen: foto selfie bersama KTP dan foto KTP itu sendiri.
Setelah semua data diverifikasi dan akun berhasil dibuat, login ke aplikasi menggunakan username dan password yang telah didaftarkan. Pada menu utama, pilih opsi "Profil". Di bagian inilah informasi mengenai Peringkat Kesejahteraan Keluarga akan ditampilkan. Angka desil yang tertera menunjukkan posisi keluarga berdasarkan data DTSEN. Aplikasi ini juga biasanya menyediakan fitur untuk melihat Profil Keluarga yang merinci data anggota yang telah tercatat.
Makna dari Angka Desil yang Didapat
Pemahaman terhadap angka desil yang muncul merupakan hal yang krusial. Secara garis besar, desil 1 hingga 4 menandakan kategori keluarga tidak mampu dan rentan. Kelompok inilah yang umumnya menjadi prioritas penerima berbagai program bantuan sosial dari pemerintah.
Sebaliknya, angka desil yang semakin tinggi, seperti desil 5 ke atas, mengindikasikan kondisi kesejahteraan yang dinilai lebih baik. Dengan memahami sistem ini, diharapkan transparansi dalam penyaluran bansos dapat meningkat, sekaligus memberi kejelasan kepada masyarakat mengenai posisi mereka dalam basis data pemerintah.
Artikel Terkait
Militer Israel Tewaskan 4 Orang di Rafah, Sebut Pelanggaran Gencatan Senjata
Cara Cek Status Keaktifan BPJS Kesehatan: Via Aplikasi, WhatsApp, hingga Telepon
VinFast Andalkan Layanan dan Ekosistem untuk Bangun Kepercayaan di Pasar Indonesia
Korlantas Siapkan Antisipasi Komprehensif untuk Arus Mudik Idul Fitri 2026