Dalam perjalanannya meraih gelar juara WTA 250 ini, Janice Tjen menunjukkan performa yang konsisten dan terus meningkat. Di partai puncak tunggal putri, ia berhasil mengalahkan Kimberly Birrell dari Australia. Sementara di nomor ganda putri, Janice dan Aldila Sutjiadi sukses mengatasi tantangan dari pasangan Storm Hunter (Australia) dan Monica Niculescu (Rumania).
Kepuasan Janice Tjen atas Prestasi
Janice Tjen mengaku sangat puas dengan penampilannya sepanjang turnamen. Ia merasa permainannya mengalami peningkatan yang signifikan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
"Menurut pendapat saya, saya bermain sangat baik di sini, meningkat di setiap putaran, dan hari ini saya mampu memainkan permainan tenis terbaik saya," ujar Janice Tjen, seperti dikutip dari Tennis World USA.
Kemenangan ini bukan sekadar gelar bagi Janice Tjen, tetapi juga sebuah penanda kebangkitan tenis putri Indonesia di level dunia, mengulangi kesuksesan Angelique Widjaja lebih dari dua dekade lalu.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Kejutkan COTA, Start P4 Moto3 AS 2026
Barcelona Incar Bastoni, Inter Buka Opsi Tukar Pemain
Pangsuma FC Hajar Kuda Laut Nusantara 4-1 di Lanjutan Liga Futsal Profesional
PSIS Semarang Hadapi Laga Krusial Kontra Persipal Palu di Bawah Bayang-Bayang Ancaman Degradasi