Harga minyak goreng selalu jadi perhatian, apalagi jelang Ramadan. Nah, Menteri Perdagangan Budi Santoso baru-baru ini menyatakan stok minyak goreng aman terkendali. Jaminan ini datang seiring dengan adanya bantuan pasokan dari perusahaan BUMN di sektor pangan.
Menurut Budi, harga komoditas ini bisa dikontrol lewat peran para pemasok pelat merah tersebut. "Setelah ada Permendag (43/2025) di mana 35 persen BUMN pangan wajib memasok ke konsumen, cenderung (harga) menurun," ujarnya.
Pernyataan itu disampaikannya di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Rabu (18/2/2026).
Aturan yang dia maksud adalah Permendag Nomor 43 Tahun 2025. Isinya mewajibkan penyaluran 35 persen produk Minyakita dilakukan oleh BUMN seperti ID Food dan Bulog. Dengan mekanisme ini, Budi yakin pasokan akan terjaga dan harga stabil selama Ramadan tahun depan. Padahal, seperti kita tahu, minyak goreng adalah bahan pokok yang permintaannya melonjak drastis di bulan puasa.
Artikel Terkait
DBS dan Mister Aladin Tawarkan Diskon hingga Rp250.000 untuk Liburan
Hakim Federal Batalkan Panggilan Paksa untuk The Fed, Sebut Tuduhan ke Jerome Powell Tak Berdasar
Arus Mudik di Gerem Cilegon Masih Sepi Jelang Puncak Lebaran 2026
AS Kerahkan 2.500 Marinir dari Jepang ke Timur Tengah, Kurangi Posisi di Indo-Pasifik