Mendag Klaim Stok Minyak Goreng Aman Jelang Ramadan Berkat Pasokan BUMN

- Rabu, 18 Februari 2026 | 13:00 WIB
Mendag Klaim Stok Minyak Goreng Aman Jelang Ramadan Berkat Pasokan BUMN

Harga minyak goreng selalu jadi perhatian, apalagi jelang Ramadan. Nah, Menteri Perdagangan Budi Santoso baru-baru ini menyatakan stok minyak goreng aman terkendali. Jaminan ini datang seiring dengan adanya bantuan pasokan dari perusahaan BUMN di sektor pangan.

Menurut Budi, harga komoditas ini bisa dikontrol lewat peran para pemasok pelat merah tersebut. "Setelah ada Permendag (43/2025) di mana 35 persen BUMN pangan wajib memasok ke konsumen, cenderung (harga) menurun," ujarnya.

Pernyataan itu disampaikannya di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Rabu (18/2/2026).

Aturan yang dia maksud adalah Permendag Nomor 43 Tahun 2025. Isinya mewajibkan penyaluran 35 persen produk Minyakita dilakukan oleh BUMN seperti ID Food dan Bulog. Dengan mekanisme ini, Budi yakin pasokan akan terjaga dan harga stabil selama Ramadan tahun depan. Padahal, seperti kita tahu, minyak goreng adalah bahan pokok yang permintaannya melonjak drastis di bulan puasa.

Di sisi lain, data terbaru justru menunjukkan tren yang berbeda. Pantauan dari tabel harga Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional BI per Selasa (17/2/2026) mencatat kenaikan. Harga minyak goreng curah naik Rp500 menjadi Rp19.450 per liter. Untuk kemasan bermerek, kenaikan juga terjadi: kemasan 1 liter dijual Rp22.850 dan kemasan 2 liter di angka Rp21.900.

Namun begitu, pemerintah tampaknya tak tinggal diam. Ke depan, Budi menyebut pihaknya akan terus berkoordinasi dengan para pemasok Minyakita. Tujuannya jelas: memantau distribusi hingga ke tingkat pedagang, sebelum akhirnya sampai ke konsumen.

"Harapannya selama Ramadan ini harga terkendali, pasokan cukup," kata Budi. Ia menambahkan, monitoring akan dilakukan secara fisik dan melalui sistem. "Kemarin kami juga sudah kumpulkan para pemasok, kami akan terus koordinasi sehingga kita semua dapat menikmati atau merayakan ramadhan ini dengan harga yang stabil."

Semoga saja langkah ini membuahkan hasil. Soalnya, kestabilan harga bahan pokok seperti minyak goreng memang berpengaruh besar pada suasana Ramadan nanti.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar