Target Juara dan Lawan Terberat dari India
Edsel mengungkapkan bahwa target mereka sejak awal turnamen memang adalah juara. "Target kami memang mau juara di ajang ini. Lawan terberat adalah pasangan India di babak perempat final. Mereka punya pertahanan yang kokoh, sulit sekali dimatikan," ujar Edsel setelah pertandingan.
Satu Medali Tambahan dari Tunggal Putra
Selain emas dari ganda campuran, kontingen bulu tangkis Indonesia juga menambah satu medali dari sektor tunggal putra melalui Fardhan Rainanda Joe. Pebulu tangkis dari Exist Badminton Club ini harus mengakui keunggulan wakil China, Luo Jing Yu, dalam pertarungan sengit tiga game dengan skor 21-19, 13-21, dan 18-21.
Harapan untuk Masa Depan
Pada Asian Youth Games 2025, bulu tangkis hanya mempertandingkan tiga nomor: tunggal putra, tunggal putri, dan ganda campuran. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan lecutan semangat bagi para pebulu tangkis muda Indonesia, yang selanjutnya dijadwalkan akan tampil pada Indonesia International Challenge 2025 di Yogyakarta.
Artikel Terkait
Arsenal Hajar Leeds 4-0, Akhiri Tren Buruk di Puncak Klasemen
Bernardo Tavares Hadapi Hantu Masa Lalu di GBT
Kekalahan Malut United di Ternate Guncang Papan Atas Super League
PSM Makassar Terjepit: Trucha Berjibaku Lawan Semen Padang yang Berubah Total