Prancis Unggul Rekor dan Produktivitas Jelang Hadapi Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

- Kamis, 09 Juli 2026 | 12:30 WIB
Prancis Unggul Rekor dan Produktivitas Jelang Hadapi Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Tim nasional Prancis membawa modal rekor pertemuan dan produktivitas gol yang mentereng saat bersiap menghadapi Maroko pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB. Berdasarkan catatan Worldfootball, kedua tim telah bertemu enam kali di berbagai ajang, dengan empat kemenangan untuk Prancis dan dua laga berakhir imbang dalam waktu normal. Pertemuan resmi terakhir terjadi pada semifinal Piala Dunia 2022, yang dimenangi Prancis 2-0 lewat gol Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani.

Prancis melangkah ke perempat final setelah menundukkan Paraguay 1-0, sekaligus mempertahankan rekor 100 persen sejak fase grup bersama Argentina. Skuad asuhan Didier Deschamps menjadi tim paling produktif dengan torehan 14 gol dan 12 assist dari lima pertandingan, serta baru kebobolan dua kali.

Mantan pemain timnas Prancis, Frank Leboeuf, menyatakan keyakinannya bahwa skuad Les Bleus saat ini memiliki kualitas superior dibandingkan kontestan lain di turnamen ini. "Sangat mengecewakan jika Prancis tidak juara Piala Dunia," cetus Leboeuf kepada RMC Sport.

Leboeuf menambahkan bahwa keunggulan mentalitas dan kualitas teknis yang konsisten sejak awal kompetisi membuat posisi Prancis sangat sulit digeser. "Ketika Anda mengobrol dengan orang asing, apakah mereka itu orang Inggris, Amerika, atau dari negara lain, mereka bilang: 'Ini mustahil. Kita enggak bisa bermain melawan mereka. Mereka itu sulit dikalahkan. Mereka terlalu kuat,'" ujarnya.

Meski demikian, statistik menunjukkan keunggulan Maroko dalam aspek penguasaan dan distribusi bola. Skuad asuhan Mohamed Ouahbi mencatatkan 2.091 kali aliran bola kaki ke kaki, 2.771 umpan akurat dari total 3.126 umpan, serta melakukan 1.150 kali tekanan untuk memaksa lawan melakukan kesalahan umpan. Maroko melaju ke babak delapan besar setelah mengalahkan Kanada 3-0, sekaligus mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam 34 pertandingan berturut-turut sejak Agustus 2025.

"Dibandingkan dengan tim-tim lain, kita jauh lebih superior. Sekarang, satu-satunya musuh timnas Prancis itu adalah diri mereka sendiri. Jika mereka terus bermain seperti yang mereka mainkan sejak awal turnamen, tidak ada yang bisa menyentuh mereka. Mustahil," kata Leboeuf. Ia pun menambahkan, "Mereka punya mentalitas yang tepat, semuanya kualitasnya. Saya percaya tim ini bisa melaju sampai akhir."

Pemenang dari pertandingan ini dijadwalkan akan bertemu dengan Spanyol atau Belgia di babak semifinal.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags