TNI membantah keras kabar yang menyebut anggotanya mendatangi Polda Metro Jaya untuk mengintervensi proses hukum. Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Muhammad Nas menegaskan informasi yang beredar di media sosial itu tidak benar.
"Tidak benar. TNI tidak intervensi dan itu ranah hukum sesuai kewenangan kepolisian," kata Nas saat dikonfirmasi, Kamis (9/7).
Video yang beredar memperlihatkan sejumlah personel TNI berada di kawasan Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Kamis dini hari. Dalam narasi yang menyertainya, disebutkan kedatangan mereka terkait kasus dugaan penggeledahan sebuah kafe dan money changer di Cipete, Jakarta Selatan, pada Rabu (8/7).
Nas menegaskan narasi itu hoaks. "TNI tidak intervensi ranah kewenangan hukum," tegasnya.
Artikel Terkait
TNI Bantah Prajuritnya Datangi Polda Metro, Sebut Video Viral Tak Benar
TNI Buka Suara soal Penjagaan Rumah Jampidsus: Permintaan Kejaksaan Agung
Mobil Dinas TNI Tabrak Rambu di Exit Tol Slipi, Lalu Lintas Macet
Polisi Geledah 12 Titik Terkait Korupsi PLN Batu Bara, Asabri, dan Jiwasraya, Sita Uang Rp60 Miliar