Edwin van der Sar Kecewa Timnas Gagal ke Piala Dunia 2026, tapi Yakin Masa Depan Cerah

- Minggu, 28 Juni 2026 | 05:15 WIB
Edwin van der Sar Kecewa Timnas Gagal ke Piala Dunia 2026, tapi Yakin Masa Depan Cerah

Mantan kiper Manchester United, Edwin van der Sar, mengaku kecewa Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Namun, legenda Belanda itu optimistis masa depan sepak bola Indonesia tetap cerah berkat besarnya kecintaan masyarakat terhadap olahraga ini.

Pernyataan itu disampaikan Van der Sar saat menghadiri coaching clinic yang digelar FC Mobile di Indonesia, Sabtu (27/6/2026). Ini merupakan kunjungan ketiganya ke Tanah Air. Ia mengaku selalu menikmati suasana setiap kali datang ke Indonesia dan berterima kasih kepada penyelenggara, peserta, orang tua, serta penggemar yang hadir.

"Ini ketiga kalinya saya berada di sini. Saya ingin berterima kasih kepada FC Mobile atas kesempatan untuk berada di acara ini. Juga kepada para pendukung dan penggemar yang hadir, para orang tua yang datang menonton," ujar Van der Sar.

Dalam kegiatan tersebut, Van der Sar menyaksikan sesi latihan pemain muda Indonesia yang dipandu dua legenda Persija Jakarta, Ramdani Lestaluhu dan Rachmat Afandi. Ia ingin melihat langsung kualitas generasi muda yang dipersiapkan menjadi penerus sepak bola nasional. Menurutnya, pembinaan usia dini sangat penting untuk membangun prestasi. Ia juga melihat antusiasme anak-anak Indonesia terhadap sepak bola terus meningkat, terutama saat atmosfer Piala Dunia 2026 sedang menjadi perhatian dunia.

"Saya cukup penasaran dengan level sepak bola yang akan ditunjukkan para pemain muda ini. Saya rasa semua orang bersemangat tentang Piala Dunia 2026," katanya.

Van der Sar mengaku mengikuti perjalanan Timnas Indonesia selama kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia tahu langkah Skuad Garuda terhenti di putaran keempat sehingga gagal mengamankan tiket ke putaran final di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Meski kecewa, ia percaya Indonesia memiliki modal besar untuk bangkit.

"Tentu saja mengecewakan dan semoga di masa depan Indonesia juga bisa lolos ke Piala Dunia. Karena ini negara yang besar, ada begitu banyak kecintaan pada sepakbola. Jadi saya menantikan pertandingan itu," tuturnya.

Legenda Ajax Amsterdam dan Fulham itu juga terkesan dengan antusiasme masyarakat Indonesia, termasuk mural bergambar pemain Timnas yang menghiasi sudut kota. "Dan betapa indahnya mural semua pemain di sana. Itu saja," pungkasnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags