Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, memasang target tertinggi pada gelaran Indonesia Open 2026. Atlet yang akrab disapa Putri KW itu berambisi merebut podium juara di turnamen elite BWF Super 1000 yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 2 hingga 7 Juni 2026 mendatang.
Putri menyadari bahwa ambisi tersebut tidak akan mudah diwujudkan. Ia menilai persaingan di turnamen level Super 750 dan Super 1000 selalu diisi oleh lawan-lawan tangguh dengan kualitas bermain kelas dunia. Meski demikian, tekadnya untuk memberikan perlawanan maksimal di setiap pertandingan tidak pernah surut.
“Ingin naik podium sih, aku kayak ya setiap diturunkan pertandingan berapa pun inginnya naik podium sih. Cuman kan memang melihat 750 dan 1000 juga lawannya tangguh semua ya, jadi ya mencoba habis-habisan lah setiap pertandingan,” ujar Putri kepada awak media di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (20/5/2026).
Demi mengoptimalkan kebugaran fisik menjelang turnamen akbar tersebut, Putri mengambil langkah strategis dengan sengaja absen dari dua ajang beruntun, yakni Thailand Open 2026 dan Malaysia Masters 2026 yang digelar bulan ini. Sebagai gantinya, pebulu tangkis berusia 23 tahun itu dijadwalkan tampil lebih dulu di Singapore Open 2026, turnamen level Super 750 yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Kallang, pada 26 hingga 31 Mei 2026.
Putri memandang keikutsertaannya di Singapura sebagai ajang pemanasan penting untuk menguji ritme permainan sebelum bertanding di Istora Senayan. Ia juga mengonfirmasi bahwa kondisi fisiknya saat ini dalam level prima setelah memperkuat tim Indonesia pada ajang Piala Uber 2026.
Setelah sukses mengantarkan tim Uber Indonesia melaju hingga babak semifinal, Putri melakukan evaluasi mendalam terhadap performa individunya. Dari hasil evaluasi tersebut, ia menilai aspek ketahanan fisik menjadi poin utama yang harus segera ditingkatkan agar mampu tampil konsisten saat berhadapan dengan pemain dunia di laga-laga besar.
“Aku sendiri setelah Uber dari apa ya, kayak lari sih mungkin, itu penting banget untuk kekuatan. Cuman dari situ aja sih yang ditambahkan sama latihan fisik,” imbuh Putri.
Melalui penambahan porsi latihan fisik yang lebih intensif, Putri berharap staminanya dapat menopang strategi permainan secara maksimal di turnamen-turnamen elite musim ini. Ia berkomitmen penuh untuk memanfaatkan setiap peluang agar tampil jauh lebih kompetitif saat bersua dengan para pemain tunggal putri papan atas dunia.
Artikel Terkait
Borneo FC Dominasi Nominasi Pemain Terbaik Super League, Persebaya dan PSM Tanpa Wakil
Persib Bandung Siapkan Pawai Juara Super League 2025/2026 dengan Rute Melewati Titik Bersejarah Kota Bandung
Bek PSM Makassar Yuran Fernandes Gagal Masuk Skuad Final Tanjung Verde untuk Piala Dunia 2026
Conte Resmi Tinggalkan Napoli, Laga Kontra Udinese Jadi Pertandingan Terakhir