Borneo FC Dominasi Nominasi Pemain Terbaik Super League, Persebaya dan PSM Tanpa Wakil

- Rabu, 20 Mei 2026 | 14:30 WIB
Borneo FC Dominasi Nominasi Pemain Terbaik Super League, Persebaya dan PSM Tanpa Wakil

Persaingan di Super League 2025/2026 tidak hanya memanas dalam perebutan gelar juara, tetapi juga merambah ke daftar penghargaan individu akhir musim yang baru saja diumumkan oleh operator kompetisi, I.League. Dalam nominasi yang dirilis, Borneo FC muncul sebagai klub yang paling mendominasi dengan mengirimkan empat pemain dan satu pelatih ke berbagai kategori, mengungguli Persib Bandung yang berada di posisi kedua dengan dua pemain dan satu pelatih. Di sisi lain, dua tim besar, Persebaya Surabaya dan PSM Makassar, justru tidak memiliki satu pun wakil dalam daftar nominasi tersebut.

Penghargaan individu musim ini mencakup lima kategori utama, yakni Best Player, Best Young Player, Best Goalkeeper, Best Coach, dan Best Goal. Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyatakan bahwa kompetisi musim ini berlangsung sangat kompetitif hingga pekan terakhir. Menurutnya, peningkatan kualitas permainan serta munculnya banyak pemain muda potensial menjadi indikator positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia.

“Kompetisi musim ini berjalan sangat menarik hingga pekan terakhir. Persaingan tidak hanya terjadi dalam perebutan gelar juara, tetapi juga dalam penampilan individu yang konsisten dan berdampak besar bagi tim masing-masing. Nominasi ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, kualitas, dan kontribusi mereka sepanjang musim,” ujar Ferry Paulus dalam keterangan resminya, Rabu (20/5).

Ferry Paulus menegaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya berdasarkan angka statistik semata. Aspek kontribusi terhadap tim, sportivitas, hingga konsistensi performa menjadi pertimbangan utama dalam menentukan nominasi. “Kami ingin penghargaan ini benar-benar mencerminkan kualitas terbaik kompetisi. Karena itu, penilaian dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya berdasar angka statistik, tetapi juga dampak pemain dan pelatih terhadap permainan tim,” tambahnya.

Ia juga menyebut penghargaan musim ini menjadi gambaran perkembangan positif kompetisi sepak bola nasional. “Ya, kami melihat peningkatan kualitas permainan, munculnya pemain muda potensial, hingga persaingan yang sehat di semua level. Ini menjadi indikator positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia dan Super League ke depan,” tuturnya.

Dalam kategori Best Player, lima nama masuk dalam nominasi, yaitu Mariano Peralta (Borneo FC), Federico Barba (Persib Bandung), Juan Villa (Borneo FC), Beckham Putra (Persib Bandung), dan Allano Lima (Persija Jakarta). Sementara itu, untuk Best Young Player, terdapat tiga kandidat: Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta), Rivaldo Pakpahan (Borneo FC), dan Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta).

Kategori Best Goalkeeper diisi oleh Nadeo Argawinata (Borneo FC), Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta), dan Igor Rodrigues (Persita Tangerang). Untuk Best Coach, tiga pelatih yang masuk nominasi adalah Fabio Lefundes (Borneo FC), Bojan Hodak (Persib Bandung), dan Paul Munster (Bhayangkara Presisi Lampung FC). Adapun kategori Best Goal memperebutkan tiga gol terbaik, yakni Hokky Caraka (Persita Tangerang) saat melawan Persik Kediri pada pekan 15, Rendy Sanjaya (Madura United) kontra Persik Kediri di pekan 27, dan M. Iqbal (PSIM Yogyakarta) ketika berhadapan dengan Madura United pada pekan 33.

I.League memastikan seluruh pemenang penghargaan akan diumumkan pada pekan terakhir Super League 2025/2026. Selain kategori individu, operator kompetisi juga akan mengumumkan penghargaan top skor, tim fair play, dan tim terbaik musim ini.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar