HARIAN MASSA - Seorang gadis berusia di bawah 16 tahun mengalami pemerkosaan virtual di metaverse. Gadis tersebut mengalami penyerangan seksual oleh sekelompok orang dalam sebuah video game virtual reality (VR).
Pihak kepolisian Inggris pun melakukan penyelidikan atas kasus yang pertama kali terjadi ini.
Dilansir dari Daily Mail, Rabu (3/1/2023), korban dikatakan merasa putus asa setelah avatarnya - karakter di dunia digital - diperkosa massal oleh orang asing di dunia maya.
Baca Juga: Pelajar Korban Pemerkosaan Ayah Kandung di Pondok Aren Melahirkan Bayi Laki-laki
Korban saat itu sedang berada di 'ruangan' online bersama sejumlah besar sesama pengguna saat terjadi penyerangan virtual yang dilakukan oleh beberapa pria dewasa.
Korban yang memakai headset tidak mengalami luka apa pun karena tidak ada serangan fisik.
Artikel Terkait
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang