HARIAN MASSA - Seorang gadis berusia di bawah 16 tahun mengalami pemerkosaan virtual di metaverse. Gadis tersebut mengalami penyerangan seksual oleh sekelompok orang dalam sebuah video game virtual reality (VR).
Pihak kepolisian Inggris pun melakukan penyelidikan atas kasus yang pertama kali terjadi ini.
Dilansir dari Daily Mail, Rabu (3/1/2023), korban dikatakan merasa putus asa setelah avatarnya - karakter di dunia digital - diperkosa massal oleh orang asing di dunia maya.
Baca Juga: Pelajar Korban Pemerkosaan Ayah Kandung di Pondok Aren Melahirkan Bayi Laki-laki
Korban saat itu sedang berada di 'ruangan' online bersama sejumlah besar sesama pengguna saat terjadi penyerangan virtual yang dilakukan oleh beberapa pria dewasa.
Korban yang memakai headset tidak mengalami luka apa pun karena tidak ada serangan fisik.
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden