Conte Resmi Tinggalkan Napoli, Laga Kontra Udinese Jadi Pertandingan Terakhir

- Rabu, 20 Mei 2026 | 12:45 WIB
Conte Resmi Tinggalkan Napoli, Laga Kontra Udinese Jadi Pertandingan Terakhir

Antonio Conte dipastikan akan meninggalkan Napoli setelah mencapai kesepakatan damai dengan Presiden klub, Aurelio De Laurentiis, dan laga perpisahan terakhirnya akan berlangsung di Stadion Diego Armando Maradona pada akhir pekan ini. Pertandingan melawan Udinese, yang dijadwalkan pada Minggu malam, disebut sebagai momen pamungkas bagi pelatih asal Italia tersebut bersama Partenopei. Kabar ini dikonfirmasi oleh sejumlah media Italia, seperti La Gazzetta dello Sport dan Il Corriere dello Sport, serta diperkuat oleh jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano.

Conte meninggalkan Napoli pada akhir musim 2025-26 melalui kesepakatan bersama, tanpa konflik terbuka antara kedua belah pihak. Kesepakatan ini juga membuat Napoli tidak perlu membayar kompensasi pemutusan kontrak, meskipun Conte masih memiliki sisa kontrak satu musim lagi. Langkah tersebut disebut sebagai hasil dari komunikasi langsung antara Conte dan De Laurentiis, yang meskipun dikenal memiliki karakter kuat, tetap mampu menjaga hubungan baik.

La Gazzetta dello Sport menyoroti bahwa hubungan Conte dan De Laurentiis tetap terjaga dengan baik, meskipun keduanya beberapa kali terlibat perbedaan pendapat selama bekerja sama di Napoli. Namun, perbedaan tersebut tidak menghalangi tercapainya kesepakatan damai untuk mengakhiri kerja sama. Situasi ini membuat perpisahan berlangsung tanpa drama besar di publik, menandai akhir dari perjalanan dua musim Conte bersama klub.

Kepergian Conte dari Napoli melanjutkan tren panjang dalam karier kepelatihannya. Klub Serie A itu menjadi klub kedelapan yang ditinggalkan Conte dalam waktu dua musim atau kurang. Jika termasuk tim nasional Italia, jumlah tersebut menjadi sembilan. Juventus menjadi satu-satunya klub yang pernah dia tangani lebih dari dua musim, yakni selama tiga musim.

Pertandingan melawan Udinese akan menjadi laga ke-91 Conte sebagai pelatih Napoli, dengan 76 di antaranya terjadi di ajang Serie A. Selama menangani Napoli di liga, dia mencatat rata-rata 2,07 poin per pertandingan, sementara persentase kemenangannya di semua kompetisi mencapai 56,67 persen. Laga terakhir di Stadion Maradona dipastikan menjadi momen emosional bagi tim dan pendukung Napoli, sekaligus menutup perjalanan dua musim Conte bersama klub.

Kepergian Conte meninggalkan pertanyaan besar tentang arah baru Napoli di musim berikutnya. Klub kini harus kembali mencari pelatih yang mampu melanjutkan proyek mereka di level tertinggi Serie A, setelah kehilangan sosok yang telah membawa pengalaman dan rekam jejak mentereng di dunia kepelatihan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar