Seorang anak kecil mengenakan baju putih dan sepatu senada terekam dalam video yang beredar luas di media sosial, memicu spekulasi bernuansa mistis di RSUD Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat. Pihak rumah sakit pun angkat bicara untuk meluruskan narasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu malam, menjelang Kamis, sekitar pukul 18.30 WIB saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Neng Uswatun Hasanah, pengunggah video, menceritakan bahwa ia bersama rombongan rekan kerja tengah dalam perjalanan menjenguk teman yang dirawat di rumah sakit. Video direkam secara spontan ketika mereka melintasi selasar penghubung antara area farmasi dan ruang Lumba-lumba.
“Itu pas Rabu malam Kamis. Udah Magriban, sekitar jam 18.30 WIB, pas lagi hujan-hujan gitu,” ungkap Uswatun saat dikonfirmasi pada Selasa (19/5/2026).
Uswatun menegaskan bahwa perekaman video tersebut tidak memiliki unsur kesengajaan untuk mencari hal-hal gaib. Menurutnya, vlog itu murni dibuat sebagai laporan absen saat jam istirahat kerja. “Nge-vlog teh nggak ada niatan sama sekali buat bikin konten mistis atau apa. Kita nengokin rekan kerja, buat bukti kita ada (datang), biar nggak jadi pertanyaan di tempat kerja,” tegasnya.
Sementara itu, pihak manajemen RSUD Palabuhanratu memberikan penjelasan yang lebih rasional. Juru bicara rumah sakit, Billy Agustian, menyatakan bahwa berdasarkan analisis langsung di lokasi kejadian, sosok anak berbaju putih itu diduga kuat bukanlah penampakan gaib. “Jadi kalau dilihat, itu rombongan penengok baru datang, baru masuk mungkin ya, dari arah luar menuju ruang perawatan. Apabila dilihat dari lokasi pas munculnya anak kecil yang memakai baju putih itu, dia muncul dari arah selasar paviliun,” ujar Billy.
Penjelasan tersebut didukung oleh tata letak arsitektur rumah sakit. Lorong terbuka beratap kanopi yang menjadi lokasi kejadian merupakan jalur utama yang menghubungkan area farmasi dengan sejumlah ruang perawatan vital, seperti ruang Pari, Lumba-lumba, Marlin, hingga ICU. Dengan demikian, kemunculan anak tersebut dinilai wajar sebagai bagian dari aktivitas keluarga pasien yang tengah menunggu atau menjenguk.
Artikel Terkait
Polisi Musnahkan 200 Kg Ganja Hasil Pengungkapan Ladang 20 Hektar di Empat Lawang
Presiden Prabowo Hadir Langsung Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro 2027 ke DPR, Diapresiasi sebagai Sinyal Politik Strategis
Prabowo Berterima Kasih ke PDIP karena Pilih di Luar Pemerintahan, Dasco: Itu dari Hati Paling Dalam
Imigrasi Tangerang Deportasi 19 WNA Pelaku Love Scamming di Apartemen Teluknaga