GOR Sritex Arena di Solo bergemuruh Sabtu malam lalu. Di lanjutan Final Four Proliga 2026, Jakarta LavAni Livin menegaskan taringnya. Mereka menaklukkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor telak 3-0. Kemenangan ini, 25-19, 25-21, dan 25-18, semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai calon juara yang paling ditakuti sekaligus membuka jalan mulus menuju Grand Final.
Sejak bola pertama dimainkan, tim besutan David Lee itu langsung menunjukkan dominasi. Dio Zulfikri dengan cermat mengatur permainan, sementara Taylor Sander dan Boy Arnes jadi mesin serangan yang sulit dihentikan. Tekanan mereka begitu kuat.
Di sisi lain, Garuda Jaya tak mau menyerah begitu saja. Lewat Dawuda dan Fauzan Nibras, tim muda itu memberikan perlawanan sengit. Mereka bahkan sempat menjaga ritme permainan di awal babak pertama.
Namun begitu, keunggulan LavAni mulai terasa di pertengahan set. Mereka memimpin 16-12. Garuda Jaya berusaha mengejar, mendekat hingga 21-16, tapi upaya itu tak cukup. LavAni menutup set pertama dengan rapi, 25-19.
Memasuki set kedua, David Lee melakukan rotasi. Sigit Ardian dan Dafa dimasukkan. Perubahan itu sama sekali tidak mengganggu kestabilan tim. Malah, mereka justru makin perkasa dan menciptakan jarak aman 18-12.
Garuda Jaya sempat bangkit. Memanfaatkan sedikit kesalahan komunikasi lawan, mereka memangkas jarak jadi 21-24. Suasana sempat mencekam. Tapi, blok mematikan dari Malizi mengakhiri drama. Skor 25-21 untuk LavAni.
Artikel Terkait
Genoa Menang Dramatis 2-1 Atas Sassuolo dalam Laga Penuh Insiden
Pelatih Persebaya Kagumi Atmosfer SUGBK Meski Timnya Dibantai Persija
Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final Piala AFF 2026, Hadapi Thailand
Persebaya Tumbang 0-3 dari Persija, Rachmat Irianto Akui Performa Tim Tak Memuaskan