Persebaya Tumbang 0-3 dari Persija, Rachmat Irianto Akui Performa Tim Tak Memuaskan

- Minggu, 12 April 2026 | 15:15 WIB
Persebaya Tumbang 0-3 dari Persija, Rachmat Irianto Akui Performa Tim Tak Memuaskan

JAKARTA - Tekanan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Sabtu malam lalu terasa begitu kental. Persebaya Surabaya pulang dengan tangan hampa, tumbang 0-3 dari Persija Jakarta pada laga pekan ke-27 Super League 2025-2026. Usai pertandingan, Rachmat Irianto tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Performa timnya, menurutnya, jauh dari kata memuaskan.

“Kami bermain tidak bagus hari ini,” ujar Irianto dengan nada datar namun tegas.

“Kami banyak melakukan kesalahan di area sendiri, baik di belakang mau di depan,” tambahnya.

Memang, sejak menit awal, Persija tampak lebih menguasai jalannya pertandingan. Mereka mendikte permainan dan akhirnya membukukan tiga gol tanpa balas. Persebaya seperti kehilangan daya, sulit sekali mengembangkan ritme permainan yang biasanya mereka usung. Kesalahan demi kesalahan terjadi, merata dari lini belakang hingga ke sektor serang. Hasilnya, kekalahan yang terasa cukup menyakitkan. Bukan cuma soal poin yang tak diraih, tapi juga karena tim gagal memberikan perlawanan yang berarti.

Namun begitu, Irianto menegaskan bahwa timnya tak boleh terlalu lama berlarut dalam kepahitan ini. Evaluasi mendesak harus segera dilakukan. “Akan evaluasi untuk laga selanjutnya,” tegasnya. Langkah itu jelas sangat krusial. Tanpa perbaikan yang signifikan, mustahil bagi Persebaya untuk kembali bersaing di papan atas klasemen.

Dampak kekalahan ini langsung terlihat di tabel. Persebaya kini tertahan di posisi keenam dengan 42 poin. Posisi itu membuat persaingan untuk merebut puncak semakin sengit. Di sisi lain, kemenangan gemilang membawa Persija melonjak ke peringkat ketiga dengan koleksi 55 poin. Jarak angka itu seolah menggambarkan betapa lebar jurang performa kedua tim malam itu.

Waktu untuk bangkit sangat terbatas. Persebaya sudah dijadwalkan bertemu Madura United pada 17 April mendatang di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo. Pertandingan itu akan jadi ujian nyata. Bisakah mereka menunjukkan respons yang berbeda, atau justru terpuruk lebih dalam? Semuanya tergantung pada seberapa serius mereka belajar dari kekalahan telak ini.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar