543 Jemaah Haji Subang Diberangkatkan Dua Kloter via Kertajati

- Rabu, 22 April 2026 | 19:15 WIB
543 Jemaah Haji Subang Diberangkatkan Dua Kloter via Kertajati

Musim haji tahun ini, Kabupaten Subang akan mengirimkan 543 warganya ke Tanah Suci. Mereka tak berangkat sekaligus, melainkan terbagi dalam dua kelompok terbang atau kloter. Kloter 34 dan 39.

Rencananya, pemberangkatan akan dilakukan melalui Embarkasi Kertajati di Indramayu.

"Para calon haji berasal dari Subang akan diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Embarkasi Kertajati, Indramayu, Jabar," jelas Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Subang, Rojak, Rabu (22/4/2026).

Jadwalnya sudah ditetapkan. Kloter 34 akan berangkat lebih dulu, yaitu pada Sabtu, 16 Mei 2026. Tiga hari kemudian, giliran kloter 39 yang berangkat pada Selasa, 19 Mei. Menariknya, kloter 39 ini nantinya akan bergabung dengan calon jemaah dari daerah tetangga seperti Kuningan, Majalengka, dan Cirebon.

Dari sisi usia, ada perbedaan yang cukup mencolok di antara para calon jemaah Subang ini. Data dari kantor setempat mencatat, jemaah termuda adalah Dian Setianti yang masih berusia 20 tahun. Di sisi lain, jemaah tertua bernama Ana, yang telah menginjak usia 83 tahun.

Menyambut perjalanan spiritual ini, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi punya pesan khusus. Ia mengingatkan semua calon jemaah untuk benar-benar menjaga kondisi kesehatan mereka. Persiapan fisik tak kalah pentingnya.

"Jemaah fokus pada rukun dan wajib haji dan tidak melupakan hal yang wajib demi mengejar yang sunah," pesannya.

Tak cuma sekadar imbauan, dukungan konkret juga diberikan oleh pemda. Sebagai wujud komitmen, Pemerintah Kabupaten Subang memfasilitasi armada bus khusus untuk mengantar jemaah ke embarkasi dan menjemput mereka sepulangnya nanti. Bahkan, sebagai kenang-kenangan, pemerintah daerah juga menyiapkan suvenir untuk dibawa pulang oleh setiap jemaah.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar