Ia melanjutkan, tidak semua pemain hasil bursa transfer langsung siap tempur. Ada faktor fisik, teknis, dan taktis yang perlu ditingkatkan terlebih dahulu. “Seperti yang sudah saya katakan beberapa kali, bursa transfer membawa kami beberapa pemain bagus, tetapi tidak semuanya siap,” katanya menegaskan.
Meski mendapat pembelaan, nasib Cyrus di pertandingan berikutnya ternyata berbeda. Ia dipastikan absen ketika Persija menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026) nanti. Kiper utama, Carlos Eduardo, yang akan kembali diturunkan.
Souza menegaskan, keputusan ini sama sekali bukan hukuman atas penampilan Cyrus di Lampung. Ini murni soal strategi dan komposisi pemain asing.
Ia kemudian menjelaskan aturan mainnya. “Setiap kali saya memilih untuk bermain dengan enam pemain asing di lapangan, Eduardo akan menjadi kiper utama. Ketika saya memilih untuk menurunkan tujuh pemain di lapangan, maka saya bisa memilih kiper lain,” paparnya.
Jadi, situasi ini jelas menempatkan Cyrus dalam fase adaptasi. Perjalanannya di Persija masih panjang. Dukungan dari tim pelatih, seperti yang terus diulang Souza, akan menjadi kunci bagi perkembangan kiper muda ini ke depannya. Waktulah yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Tiwi/Fadia Tersingkir di Semifinal BAC 2026 Usai Dikalahkan Ganda Putri China
Souto Soroti Kesalahan Dasar Meski Timnas Futsal Lolos ke Final AFF
Alex Marquez Akui Persaingan Gila dan Kejar Podium Perdana MotoGP 2026
Persija Jakarta Hadapi Persebaya dalam Laga Krusial Perburuan Gelar Liga Super