tambahnya.
Logikanya sederhana. Seorang pemain pasti tahu bagaimana kualitas permainannya sendiri, entah itu bagus atau justru buruk. "Siapa yang bermain bagus pasti tahu dia bermain bagus. Siapa yang bermain tidak maksimal hari ini, pasti dia juga menyadari bahwa dia tidak maksimal," jelas pelatih asal Brasil itu.
Kekalahan ini dampaknya cukup serius. Persija kehilangan peluang emas untuk mengumpulkan poin di fase krusial perburuan gelar. Mereka kini terpaku di posisi ketiga klasemen dengan 52 poin, tertinggal sembilan angka dari sang pemuncak, Persib Bandung. Jarak yang cukup jauh, tentu saja.
Tekanan kini kian membayangi. Evaluasi yang dijanjikan Souza bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah keharusan jika Persija ingin segera bangkit. Laga-laga selanjutnya akan menentukan nasib mereka di musim ini. Bagi Cyrus Margono, momen evaluasi ini jelas jadi ujian pertama yang harus dihadapinya dengan kepala dingin.
Artikel Terkait
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Brunei di Piala AFF 2026 dengan Skuad Baru dan Target Realistis
Pengamat Soroti Pendekatan Herdman sebagai Pembeda di Timnas Indonesia
Ducati Krisis Awal Musim: Bagnaia Soroti Masalah Teknis, Marquez Introspeksi Diri
Pelatih Hector Souto Akui Persiapan Timnas Futsal Indonesia untuk Piala AFF 2026 Sangat Mepet