MAKASSAR Kabar buruk terus membayangi PSM. Isu sanksi FIFA, desas-desus soal gaji yang belum tuntas, semua menggambarkan situasi yang suram. Biasanya, kondisi begini jadi awal keruntuhan. Pemain-pemain andalan kabur, tim porak-poranda. Tapi di Makassar, logika itu seperti ditolak mentah-mentat. Yang terjadi malah sebaliknya.
Di tengah gemuruh rumor, manajemen justru bergerak cepat dan diam-diam. Dua pilar utama skuad, Yuran Fernandes dan Victor Luiz, dikabarkan sudah sepakat perpanjang kontrak. Padahal, nama mereka adalah yang paling panas di bursa transfer. Langkah ini bukan cuma kejutan, tapi juga sebuah pernyataan: PSM belum selesai.
Memang, situasinya paradoks. Bagaimana mungkin klub yang dikabarkan kesulitan keuangan justru bisa mempertahankan aset berharganya? Tampaknya, dinamika di internal PSM jauh lebih rumit dari yang kita duga. Di satu sisi ada tekanan finansial, di sisi lain ada tekad kuat untuk menjaga stabilitas tim. Keputusan ini adalah buktinya.
Rumor ketertarikan pada kedua pemain itu sudah lama beredar. Persebaya Surabaya, misalnya, dikabarkan sangat membutuhkan sosok seperti Yuran. Bek tengah berpangalaman, punya jiwa pemimpin, dan sudah kenal dengan gaya pelatih mereka. Dia adalah solusi instan untuk memperkokoh pertahanan.
Sementara itu, dari ibu kota, Persija Jakarta konon mengincar Victor Luiz. Mereka butuh energi dan kreativitas dari sisi kiri pertahanan. Statistik assist Victor musim ini berbicara sendiri. Dalam sepak bola modern, bek sayap seperti dia adalah harta karun.
Peluangnya pun terbuka lebar. Kontrak kedua pemain itu hampir habis. Dalam kondisi normal, ini saatnya klub lain membujuk, menawar, bahkan berharap dapat gratis. Beberapa pendekatan informal pun disebut-sebut sudah dilakukan.
Tapi manajemen PSM tidak tinggal diam. Mereka tak mau situasi jadi liar. Proses evaluasi pemain yang kontraknya hampir habis dilakukan dengan sangat selektif. Dari belasan nama, tidak semua akan dipertahankan. Hanya yang benar-benar cocok dengan rencana jangka panjang klub. Ini jelas bukan langkah panik, tapi sebuah rasionalisasi skuad yang terencana.
Artikel Terkait
Thom Haye: Persib Siap Bertempur Mati-matian untuk Pertahankan Puncak Klasemen di Padang
Tiga Striker Brasil Bersaing Ketat di Puncak Klasemen Pencetak Gol Super League
Mohamed Salah Diprediksi Tinggalkan Liverpool, Liga Pro Saudi Jadi Tujuan Utama
Rakitić: Kesuksesan Real Madrid di Liga Champions Bukanlah Kebetulan