Dua Catatan yang Berbeda
Statistiknya berbicara. Untuk Timnas Tajikistan, Boboev sudah mengemas 4 gol dari 28 penampilan. Gol terakhirnya ke Filipina itu menunjukkan dia sedang dalam kondisi panas.
Sementara di PSM, baru satu gol yang ia sumbangkan. Itu pun terjadi pada 20 Februari 2026 lalu, saat ia membobol gawang Persija Jakarta. Satu gol itu setidaknya memberi secercah harapan bahwa potensinya ada. Tinggal bagaimana memicunya secara konsisten.
Fokus Kembali ke Kandang
Euforia membawa negara ke Piala Asia harus segera ditinggalkan. Boboev dijadwalkan segera kembali ke Makassar untuk mempersiapkan laga lanjutan. Tantangannya tidak main-main.
PSM akan menjamu Persis Solo, Sabtu (4/4/2026) mendatang. Laga digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Di sinilah Boboev diuji. Bisa kah ia mentransfer momentum gemilangnya dari timnas ke klub?
Dukungan suporter tentu akan membanjiri stadion. Mereka pasti berharap Boboev bisa kembali "menari" di depan gawang lawan, seperti yang ia lakukan untuk Tajikistan. Akankah ia menjawab harapan itu? Kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Persipura Jayapura Hadapi Ujian Krusial Lawan PSIS dalam Perburuan Tiket Liga Super
Pelatih Persebaya Soroti Ujian Mental Jelang Laga Berat Kontra Persita
PSM Makassar Evaluasi Skuad, Boboev Diincar Jadi Fondasi Musim Depan
Boboev Bawa Tajikistan ke Piala Asia 2027, Beri Harapan untuk PSM