Gubernur DKI Siapkan Lahan di Bantargebang untuk Pembangunan PLTSa

- Selasa, 31 Maret 2026 | 19:30 WIB
Gubernur DKI Siapkan Lahan di Bantargebang untuk Pembangunan PLTSa

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan kesiapannya untuk mengalokasikan lahan di TPST Bantargebang, Bekasi. Lahan itu rencananya akan digunakan untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa. Permintaan penyediaan lahan ini sebelumnya disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

“Saya tadi berkomunikasi langsung dengan Menko Pangan dan beliau meminta agar lahan di Bantargebang yang dipersiapkan untuk pembangkit listrik tenaga sampah sudah kami persiapkan,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Pramono mengaku setuju dengan permintaan Zulhas. Menurutnya, percepatan pembangunan PLTSa di lokasi itu memang sangat diperlukan. Soalnya, Bantargebang sudah terlalu lama menanggung beban yang luar biasa berat.

“Memang saya setuju dengan Pak Menko, Bantargebang ini kan sudah terlalu lama sekali, bebannya terlalu berat. Di sana sudah ada sampah 55 juta tanpa bermaksud menyalahkan siapa pun. Ini sudah peristiwa yang dari waktu ke waktu,” tuturnya.

Pembahasan soal PLTSa ini kembali mencuat setelah insiden longsornya gunungan sampah di zona 4A Bantargebang beberapa waktu lalu. Insiden itu, mau tak mau, menyoroti lagi persoalan sampah Jakarta yang pelik.

Di sisi lain, Pramono mengungkapkan bahwa Ibu Kota sempat menghadapi masalah sampah akut pasca-longsor. Banyak petugas kebersihan yang kesulitan mengangkut sampah rumah tangga karena tempat pembuangannya tutup.

“Rekan-rekan sekalian, sebagai akibat longsor pada waktu itu di zona 4A kemudian memang harus ada waktu 10 hari untuk apa kita tata kembali,” jelasnya.

Akibatnya, sampah sempat menumpuk di beberapa titik. Pasar Induk Kramat Jati jadi salah satu lokasi yang paling terlihat. Tumpukannya menggunung, bikin resah. Tapi Pramono memastikan, kondisi itu sudah beres.

“Tetapi sekarang ini hampir semua tumpukan itu sudah bersih kembali karena memang Bantar Gebang sudah bisa digunakan kembali,” sambungnya. Ia klaim area pasar itu kini sudah bersih, tak ada lagi sampah yang menggunung.

Secara terpisah, Pramono juga menyebut bahwa arahan Presiden untuk membangun PLTSa akan segera ditindaklanjuti. Rencananya, Jakarta akan punya tiga PLTSa, dan salah satunya akan berdiri di Bantargebang.

“Apa yang menjadi arahan Bapak Presiden untuk pembangkit listrik tenaga sampah termasuk di dalamnya di Bantargebang. Kami segera tindaklanjuti dan Jakarta untuk pembangkit listrik tenaga sampah akan ada tiga,” pungkas Gubernur.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar