Wall Street kembali menunjukkan taringnya di awal perdagangan Rabu (1/4). Indeks-indeks utama melonjak, melanjutkan euforia dari kenaikan terbesar dalam setahun terakhir. Pemicunya? Isyarat perdamaian dari mantan Presiden Donald Trump terkait konflik di Timur Tengah yang membuat investor menarik napas lega.
Dow Jones naik 54,6 poin ke level 46.396,12. Sementara itu, S&P 500 dan Nasdaq melesat lebih kencang, masing-masing bertambah 0,43% dan 0,70%. Sentimen pasar jelas berubah lebih cerah.
Dalam wawancara dengan Reuters, Trump menyatakan AS akan mengakhiri perangnya dengan Iran dalam waktu dekat. Meski begitu, dia juga memberi catatan: serangan sporadis masih mungkin dilakukan jika diperlukan. Pernyataan itu cukup untuk menggoyang pasar.
Di sisi lain, data ekonomi yang dirilis hari ini justru cukup solid. Laporan ADP menunjukkan penambahan lapangan kerja sektor swasta yang stabil. Penjualan ritel Februari juga sedikit mengalahkan ekspektasi. Angka PMI Manufaktur ISM persis seperti yang diperkirakan, berada di zona ekspansi. Data-data ini memberi fondasi yang tak bisa diabaikan.
Artikel Terkait
MNC Digital Entertainment (MSIN) Targetkan Dual Listing di Bursa Internasional pada 2026
Laba Bersih MNC Digital Entertainment Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Wintermar Hentikan Program Buyback Lebih Cepat, Alihkan Sisa Dana untuk Operasional
Anabatic Technologies Catat Kenaikan Laba Bersih 13,2% Meski Pendapatan Turun