Boboev Bawa Tajikistan ke Piala Asia 2027, Beri Harapan untuk PSM

- Rabu, 01 April 2026 | 20:00 WIB
Boboev Bawa Tajikistan ke Piala Asia 2027, Beri Harapan untuk PSM

MAKASSAR Sheriddin Boboev baru saja memberikan hadiah besar untuk negaranya. Di Stadion Markazii, Selasa kemarin, penyerang PSM Makassar itu menjadi pahlawan bagi Tajikistan. Timnya tertinggal lebih dulu dari Filipina dalam laga penentuan Grup A. Tapi jelang turun minum, Boboev menyamakan kedudukan. Hasil imbang 1-1 itu ternyata cukup sakti. Tiket ke Piala Asia 2027 pun resmi mereka kantongi.

Gol itu bukan cuma sekadar angka. Ia datang di momen yang tepat. Boboev sedang "mudik" untuk libur Lebaran, dan ia pulang dengan membawa oleh-oleh yang luar biasa. Bagi striker berusia 26 tahun itu, kontribusi ini jelas sangat spesial.

“Ini momen yang tak terlupakan. Saya bermain untuk negara, di depan keluarga besar saya,” ujarnya penuh syukur.

Dari sisi statistik, gol tersebut adalah yang keempatnya untuk timnas setelah 28 kali tampil. Angkanya mungkin tak meledak-ledak, tapi ia menunjukkan peran yang konsisten. Sebagai penyerang pekerja keras, Boboev selalu siap ketika tim membutuhkan.

Nah, soal klasemen, hasil imbang itu membuat Tajikistan dan Filipina sama-sama mengumpulkan 14 poin. Namun begitu, selisih gol yang lebih baik mengantarkan Tajikistan ke puncak grup. Ini akan jadi partisipasi kedua mereka di Piala Asia sejak merdeka dari Uni Soviet sebuah pencapaian yang patut dibanggakan dan menunjukkan perkembangan sepak bola mereka.

Di sisi lain, kabar baik ini tentu saja sampai dengan cepat ke Makassar. Bagi PSM, performa Boboev di level internasional adalah angin segar. Pasukan Ramang sedang berada di posisi yang belum aman di klasemen Liga 1. Ketajaman seorang striker sangat mereka dambakan.

Momentum ini diharapkan bisa terbawa. Apalagi, mereka akan menghadapi laga krusial melawan Persis Solo di Stadion BJ Habibie, Parepare. Persaingan di papan bawah begitu ketat, jarak poin tipis. Setiap gol, benar-benar bisa menyelamatkan nyawa tim.

Lebih dari teknik atau statistik, ada sesuatu yang lebih menarik dari penampilan Boboev: semangatnya. Ia bermain dengan jiwa Siri Na Pacce, nilai luhur dari Sulawesi Selatan tentang harga diri dan kebersamaan. Ia tak hanya mengejar gol untuk dirinya sendiri, tapi untuk tim, untuk negara, dan untuk membalas kepercayaan.

Jika semangat itu tetap menyala, Boboev bukan cuma sekadar pahlawan untuk Tajikistan. Bisa jadi, dialah kunci bagi PSM untuk bertahan atau bahkan bangkit di sisa musim yang penuh tekanan ini.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar