Namun begitu, pujian saja tak cukup. Verdonk juga sempat menyisipkan pesan penting, sederhana, untuk pemain muda Persija Jakarta itu. Intinya: percaya diri. “Saya bilang kepadanya sebelum pertandingan terakhir untuk bermain seperti di latihan dan tetap percaya diri,” ungkapnya.
Dan menurut Verdonk, Dony membuktikannya. Saat diberi kesempatan, kualitasnya langsung kelihatan. Termasuk kontribusinya dalam membangun serangan. “Ketika dia masuk, dia langsung membuat aksi, memberikan umpan silang, dan memiliki tendangan yang sangat bagus,” tambah Verdonk.
"
Dengan penampilannya di FIFA Series 2026, catatan caps Dony untuk timnas senior Indonesia kini genap enam pertandingan. Sebelumnya, ia sudah mengumpulkan empat caps di Kejuaraan ASEAN 2024 di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Di level klub, pemain 21 tahun ini juga sedang dalam tren positif. Bersama Persija Jakarta, Dony tampil rutin di liga. Musim ini, ia sudah mengumpulkan 18 penampilan dengan total 1.378 menit di lapangan.
Jadi, melihat performanya yang terus naik dan kepercayaan dirinya yang makin matang, peluang Dony untuk menyusul pemain Indonesia lain yang berkarier di Eropa terlihat semakin nyata. Bukan lagi sekadar angan-angan.
Artikel Terkait
Jay Idzes Soroti Energi dan Taktik Baru John Herdman di Debutnya dengan Timnas Indonesia
Pelatih Bulgaria Buka Peluang Kembali Berkarier di Indonesia
AS Roma Minat Rekrut Mohamed Salah, Syaratnya Potong Gaji Drastis
Herdman Soroti Tiga Pemain Kunci untuk Persiapan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030