JAKARTA – Ada yang menarik perhatian Calvin Verdonk selama FIFA Series 2026 berlangsung. Bukan soal hasil pertandingan, melainkan performa satu orang: Dony Tri Pamungkas. Bek yang akrab dengan atmosfer sepak bola Eropa itu sampai-sampai berharap, suatu saat nanti, rekan setimnya di timnas itu bisa merasakan hal serupa. Bermain di Benua Biru.
Kekaguman Verdonk muncul setelah ia merasakan langsung bermain bersama Dony dalam dua laga internasional itu. Melawan Saint Kitts dan Nevis, lalu Bulgaria. Semua berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
“Saya berharap bisa bermain lebih banyak laga dengannya, dan semoga suatu hari nanti saya bisa melihatnya bermain di Eropa,”
Ucap Verdonk begitu, usai laga final melawan Bulgaria, Senin (31/3) lalu.
Memang, dalam dua pertandingan tersebut Dony tampil cukup mencolok. Saat Indonesia menang telak 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis, ia bermain penuh. Lalu, ketika Garuda kalah tipis 0-1 dari Bulgaria, ia masuk dari bangku cadangan. Cukup? Ternyata cukup untuk meninggalkan kesan yang dalam.
Verdonk, yang kini membela Lille OSC di Prancis, mengaku sangat menyukai cara Dony bermain. Gaya mainnya. “Saya benar-benar suka gaya bermainnya,” katanya polos.
Artikel Terkait
Pelatih Bulgaria Buka Peluang Kembali Berkarier di Indonesia
AS Roma Minat Rekrut Mohamed Salah, Syaratnya Potong Gaji Drastis
Herdman Soroti Tiga Pemain Kunci untuk Persiapan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
PSM Makassar Targetkan Lima Kemenangan Beruntun di April untuk Hindari Degradasi