Jakarta. Persaingan di Moto3 2026 sudah panas sejak awal. Dua seri pertama, pembalap Malaysia Hakim Danish harus mengakui ketangguhan rookie Indonesia, Veda Ega Pratama. Kini, Danish punya satu misi: bangkit di seri ketiga, Moto3 Americas 2026.
Sebenarnya, peluang itu sempat terbuka lebar di Brasil. Danish, yang membalap untuk tim MT Helmets-MSi, start dari posisi ketiga. Sayangnya, balapan yang penuh insiden dan diwarnai red flag justru merusak ritmenya. Alih-alih naik podium, ia terlempar ke posisi kesepuluh. Hasil yang cukup mengecewakan, mengingat posisi start yang begitu menjanjikan.
Di sisi lain, Veda Ega Pratama tampil jauh lebih solid. Meski start dari posisi keempat, pembalap Honda Team Asia itu berhasil membawa pulang podium ketiga. Performa gemilang Veda ini semakin mempertegas jarak sementara antara kedua pembalap muda itu di klasemen awal musim.
Nah, kegagalan memanfaatkan momen itulah yang kini coba diperbaiki Danish. Fokusnya sudah beralih ke Circuit of the Americas (COTA), Texas. Tapi tantangannya tidak main-main. Ini akan menjadi debutnya di sirkuit legendaris tersebut.
"Ini pertama kalinya saya balapan di COTA. Pengalaman baru dan pasti sangat menantang," ujar Danish.
Artikel Terkait
Harry Kane Unggul Jauh dalam Perebutan European Golden Boot 2025/2026
PSM Makassar Terima Sanksi Larangan Transfer FIFA untuk Kelima Kalinya
Timnas Indonesia Andalkan Bek Eropa sebagai Fondasi Utama Jelang FIFA Series
John Herdman Hadapi Ujian Perdana di FIFA Series, Lawan Saint Kitts dan Nevis